Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur
digtara.com -Setelah lebih dari satu bulan wilayah Flores diguncang rangkaian gempa susulan, pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mengarahkan perhatian dari respons kedaruratan menuju pemulihan yang lebih terukur.
Baca Juga:
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menggelar rapat zoom evaluasi penanganan darurat bencana gempa bumi Flores Magnitudo 7,7, Sabtu (26/9/2026) diikuti Forkopimda dan jajaran terkait dari sejumlah kabupaten terdampak.
Rapat tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi perkembangan aktivitas kegempaan, penanganan pengungsi, pendataan kerusakan, pemulihan infrastruktur, hingga kesiapan daerah menghadapi fase transisi menuju pemulihan.
Kepala BMKG NTT dalam paparannya mengungkapkan, hingga pukul 05.00 WIB pada hari ke-42 pascagempa, tercatat sebanyak 18.346 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo berkisar antara 0,9 hingga 6,2.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 204 kejadian gempa dirasakan masyarakat. Khusus pada 26 September hingga pukul 05.00 WIB, tercatat 156 aktivitas gempa.
Data tersebut memperlihatkan adanya kecenderungan penurunan aktivitas kegempaan dari minggu ke minggu.
Baca Juga:
Sedikit peningkatan pada minggu keenam dipengaruhi oleh gempa bermagnitudo 5,3 yang terjadi pada 22 September 2026. Berdasarkan klasifikasi magnitudo, gempa dengan kekuatan lebih dari M5,0 tercatat sebanyak 33 kejadian atau sekitar 0,18 persen.
Gempa terbesar mencapai Magnitudo 6,2 dan kelompok gempa ini disebut masih berpotensi dirasakan cukup luas serta dapat menimbulkan dampak terhadap bangunan yang sebelumnya telah mengalami kelemahan atau kerusakan.
Sementara gempa dengan magnitudo M4,0–5,0 tercatat sebanyak 556 kejadian atau sekitar 3,03 persen. Gempa M3,0–3,9 tercatat sebanyak 3.637 kejadian atau 19,82 persen, sedangkan gempa dengan magnitudo di bawah M3,0 mendominasi dengan 14.011 kejadian atau 76,35 persen.
BMKG menegaskan bahwa rangkaian gempa menunjukkan fase penurunan yang konsisten. Namun, tren tersebut tidak boleh dimaknai sebagai hitungan mundur menuju berhentinya seluruh aktivitas gempa.
Aktivitas gempa susulan dengan magnitudo tertentu masih dapat terjadi dan dirasakan masyarakat. Karena itu, pemantauan tetap dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan.
Pesan BMKG pun tegas: masyarakat diminta tetap tenang, tidak panik, tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta tetap berhati-hati dengan menghindari bangunan yang mengalami keretakan maupun kerusakan akibat gempa.
Di Kabupaten Sikka, penanganan bencana kini memasuki tahapan yang tidak kalah menentukan.
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka menyampaikan bahwa daerah tersebut telah berada dalam masa transisi darurat menuju pemulihan, terhitung sejak 12 September hingga 10 Desember 2026.
Baca Juga:
Perubahan fase tersebut bukan berarti pekerjaan penanganan bencana telah selesai. Justru, fase transisi menghadirkan pekerjaan besar yang menuntut ketelitian, kecepatan sekaligus akuntabilitas.
Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi
Ada Kegiatan Moon Cake Festival 2026, Sebagian Ruas Jalan El Tari Kupang Ditutup
Kepala BGN Minta Sekolah Cek Menu MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa
Polda Sultra Bantu Rp 600 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Flores
Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan
Pasca Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 SR
Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur
Tawuran Pelajar di Kota Kupang, SMKN 3 Kupang Diserang Siswa SMKN 2 dan SMKN 5 Kupang
Pimpin Sertijab Sejumlah Perwira, Kapolres TTS Minta Pejabat Hadir di Tengah Masyarakat
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan
Enam Bangunan Tempat Usaha Dan Rumah Tinggal di Kabupaten TTS Terbakar
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 28 September 2026 Melemah ke Rp17.978 per Dolar AS
Wakapolres Dan Sejumlah Pejabat Polres Rote Ndao Berganti, Kapolres Minta Pejabat Segera Menyesuaikan Diri