ODGJ di Alak-Kupang Ancam Warga dan Pukul Ayah Kandung
digtara.com -Seorang pria yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Kupang berbuat onar pada Senin (21/9/2026).
Baca Juga:
Warga dan kerabat yang resah dengan tindakan kasar ODGJ ini lalu meminta bantuan aparat kepolisian Polsek Alak bersama Pawas dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Nunbaun Sabu.
Pengaduan tersebut disampaikan setelah yang bersangkutan melakukan tindakan pengancaman serta kekerasan pada ayah kandungnya.
Petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan area dan memastikan keselamatan keluarga maupun warga di sekitar.
Petugas melakukan pendekatan humanis dan persuasif serta membujuk yang bersangkutan agar bersedia diantar ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Naimata, Kota Kupang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga:Upaya tersebut dilakukan dengan mengedepankan keselamatan dan menghindari tindakan yang dapat memicu situasi semakin tegang.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas melalui Kapolsek Alak, AKP I Ketut Setiasa menegaskan bahwa permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat ditangani dengan mengedepankan komunikasi, pendekatan persuasif, serta penyelesaian secara kekeluargaan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dan menyerahkan setiap permasalahan untuk diselesaikan melalui jalur yang tepat. Kehadiran Polri adalah untuk memberikan rasa aman, menjaga situasi tetap kondusif, serta membantu masyarakat menemukan solusi terbaik secara humanis," ujarnya.
Kapolsek AKP Ketut juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila terjadi permasalahan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.
Potong Pohon Lontar, Petani di Lembata-NTT Malah Tewas Tertimpa Pohon Kelapa
Kabupaten Manggarai Kembali Diguncang Gempa, Masyarakat Diminta Tetap Siaga
Beredar Pesan Ajakan Tawuran Antar Pelajar SMP di Kota Kupang, Kapolresta Terjunkan Anggota ke Sekolah-Sekolah
Fasilitasi Keberangkatan Dua WNA ke Rote Ndao, Satu WNI Jadi Tersangka dan Ditahan
Lapas dan Rutan di NTT Digeledah, Penghuni Jalani Tes Urine