Rabu, 09 September 2026

Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang

Imanuel Lodja - Rabu, 09 September 2026 12:10 WIB
Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang
istimewa
Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Sam Ihim

digtara.com -Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kupang mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Baca Juga:

Data Satuan lantas Polres Kupang mencatat, sejak 1 Januari hingga 2 September 2026 terdapat 177 laporan kecelakaan, dengan korban 28 orang meninggal dunia, 42 luka berat dan 233 luka ringan. Kerugian material mencapai sekitar Rp 358,35 juta.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 129 kasus kecelakaan. Artinya, terjadi penambahan 48 kasus.

Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Sam Ihim mengatakan, hasil analisis dan evaluasi menunjukkan kecelakaan dipengaruhi tiga faktor utama, yakni manusia, kendaraan serta kondisi jalan dan lingkungan.

"Faktor manusia masih menjadi salah satu penyebab terbesar kecelakaan. Karena itu, kami terus mengingatkan masyarakat pengguna jalan agar lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas," ujar Kasat pada Rabu (9/9/2026).

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak berkendara dengan kecepatan tinggi, menggunakan handphone saat berkendara, mengemudi dalam kondisi mengantuk atau di bawah pengaruh alkohol, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.

Baca Juga:
Satlantas Polres Kupang juga memperkuat patroli, pengaturan lalu lintas, edukasi dan sosialisasi di sejumlah lokasi rawan kecelakaan.

Menurutnya, upaya menekan angka kecelakaan membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk pemerintah, pengelola jalan, Jasa Raharja dan masyarakat.

"Keselamatan lalu lintas harus dikerjakan bersama. Polisi tidak bisa bekerja sendiri," tegas Kasat Lantas.

Iptu Sam mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar karena takut terhadap sanksi.

"Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada tidak sampai sama sekali. Jangan kebut-kebutan dan jangan menggunakan HP saat berkendara. Keselamatan adalah yang utama," ujarnya

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Tuntaskan Kasus Fidusia, Polda NTT Serahkan Lagi Dua Tersangka ke Kejaksaan

Tuntaskan Kasus Fidusia, Polda NTT Serahkan Lagi Dua Tersangka ke Kejaksaan

Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Ternak, Polres Sumba Timur Masih Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri

Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Ternak, Polres Sumba Timur Masih Dalami Dugaan Keterlibatan Anggota Polri

Undana Berdampak, Tim Relawan Beri Pelayanan Maksimal Bagi Korban Gempa Flores

Undana Berdampak, Tim Relawan Beri Pelayanan Maksimal Bagi Korban Gempa Flores

Bubarkan Aksi Balap Liar, Polres Belu Amankan Dua Sepeda Motor

Bubarkan Aksi Balap Liar, Polres Belu Amankan Dua Sepeda Motor

Sambut HUT Lantas, Polres Sumba Barat Salurkan Bantuan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga

Sambut HUT Lantas, Polres Sumba Barat Salurkan Bantuan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga

Komentar
Berita Terbaru