Misi Kemanusiaan, Polairud Antar Bantuan ke Wilayah Pesisir Terisolir
Baca Juga:
Bahan Pangan Pokok: 60 karung beras SPHP, 20 dus mie instan, dan 5 dus biskuit Roma Malkist. Perlengkapan tidur & sanitasi, satu bal selimut, satu bal handuk, serta 10 dus tisu kering Jolly.
Pakaian layak pakai: 210 potong pakaian anak laki-laki, 130 potong daster dan baju wanita, serta 100 potong sarung dewasa.
"Kendati bantuan ini masih terbatas, kami berharap dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak gempa bumi," tambah Kasat.
Kehadiran tim gabungan Polri yang menembus gelombang laut di tengah terbatasnya pasokan pasca gempa disambut keharuan dan rasa syukur oleh masyarakat setempat.
Baca Juga:Jemma, salah seorang tokoh masyarakat Dusun Pasir Panjang, mengungkapkan apresiasi mendalam atas perhatian kepolisian terhadap desa mereka.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian bapak-bapak polisi yang bersedia datang jauh-jauh melalui jalur laut membawa bantuan ini. Logistik berupa beras, makanan, hingga pakaian ini sangat berarti bagi kami yang sedang kesulitan akibat dampak gempa," ungkap Jemma.
Pasca-penyaluran bantuan, Polres Manggarai Barat memastikan tidak akan berhenti sampai di sini. Pihaknya berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Kecamatan Boleng guna memantau ketersediaan stok pangan serta kondisi psikososial masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Selain itu, armada perairan tetap kami siagakan apabila sewaktu-waktu diperlukan pendistribusian bantuan logistik susulan," pungkas Iptu Leonardo.
Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa
Undana Berdampak, Tim Relawan Beri Pelayanan Maksimal Bagi Korban Gempa Flores
Tersangka dan Barang Bukti Kasus BBM di Nagekeo Dilimpahkan ke Kejaksaan
Pengungsi di Ngada Mulai Tinggalkan Tenda Pengungsi dan Kembali ke Rumah, Polres Ngada Tetap Lakukan Pendampingan Psikologi
Distribusi Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Pakai KP Pulau Ndao 3009