Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik
Baca Juga:
- Operasi SAR Hari Keempat, Korban Belum Ditemukan dan Tim SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung KM Feronia
- Hari Kedua Baru Termukan Debris Kapal, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selatan Taman Nasional Komodo-Manggarai
- Pria di Manggarai Barat Diamankan Polisi Bersama Narkoba Jenis Sabu
Polres Manggarai terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pos Pengamatan Gunung Api Anak Ranaka di Desa Wae Ri'i, serta PVMBG di Bandung guna memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas gunung api.
Informasi resmi terkait perkembangan aktivitas dan rekomendasi teknis Gunung Api Anak Ranaka dapat dipantau melalui aplikasi atau situs MAGMA Indonesia, media sosial Badan Geologi, serta situs resmi Badan Geologi.
Berdasarkan hasil pemantauan, apabila terjadi letusan, wilayah yang berpotensi terdampak paling besar adalah Kabupaten Manggarai, mengingat arah longsoran yang terpantau mengarah ke wilayah tersebut.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan.
Baca Juga:Kapolres Manggarai meminta petugas Pos Pengamatan Gunung Api Anak Ranaka untuk terus mengomunikasikan setiap perkembangan perubahan status aktivitas gunung api kepada Polres Manggarai.
Kapolres Manggarai juga mendorong Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar Gunung Api Anak Ranaka, agar memahami langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi letusan serta mematuhi larangan beraktivitas dalam radius satu kilometer dari pusat aktivitas gunung api.
Selain itu, Kapolres Manggarai mengarahkan Kapospol Kecamatan Wae Ri'i bersama Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan kegiatan sambang kepada warga dengan memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana, pentingnya menjaga ketenangan, tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti imbauan resmi dari Pos Pengamatan Gunung Api Anak Ranaka dan pemerintah.
Polres Manggarai menegaskan bahwa kepolisian bersama pemerintah daerah, BPBD, PVMBG, dan seluruh unsur terkait akan terus memantau perkembangan situasi serta memberikan informasi kepada masyarakat secara berkala.
Polres Manggarai mengajak masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan disiplin mengikuti rekomendasi resmi demi keselamatan bersama.
Operasi SAR Hari Keempat, Korban Belum Ditemukan dan Tim SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung KM Feronia
Hari Kedua Baru Termukan Debris Kapal, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selatan Taman Nasional Komodo-Manggarai
Pria di Manggarai Barat Diamankan Polisi Bersama Narkoba Jenis Sabu
Kapal Wisata Tenggelam, Polisi Periksa Kru Kapal
Rumah Lansia di Manggarai Barat Terbakar, Polisi Salurkan Bantuan