Nelayan di Kabupaten Kupang Temukan Mayat Pria di Perairan Oeteta
digtara.com -Sesosok mayat pria ditemukan di perairan Pantai Oeteta, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga:
Saat melakukan aktivitas tersebut, mereka menemukan sesosok mayat terapung di perairan.
Informasi mengenai penemuan tersebut kemudian disampaikan oleh pihak keluarga kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang untuk meminta bantuan proses evakuasi korban.
Korban ditemukan tanpa identitas dan langsung dilaporkan ke kantor SAR.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menerima laporan dari Ridwan pada Rabu, 2 September 2026, pukul 08.05 WITA, terkait kondisi membahayakan manusia berupa penemuan mayat.
Baca Juga:Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang terdiri dari lima personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit kendaraan angkut personel dan satu unit Rubber Boat yang dilengkapi dengan peralatan SAR pendukung.
Pada pukul 09.15 WITA, Tim Rescue tiba di lokasi kejadian. Selanjutnya, tim melaksanakan briefing operasi SAR serta mempersiapkan pelaksanaan evakuasi korban.
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak berwajib untuk proses lebih lanjut dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang Titus Uly.
Seluruh unsur SAR yang terlibat, terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Polsek Kupang Tengah, pihak keluarga korban, serta masyarakat setempat, dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menyampaikan terima kasih atas kerjasama, sinergi, dan dukungan seluruh unsur yang terlibat selama pelaksanaan operasi SAR.
Warga Keluhkan Bunyi Musik Hingga Dinihari, Kapolsek Maulafa Langsung Turun ke Lokasi
Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan
Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana
Mantan Rektor Aniaya Rektor IAKN di Halaman Kampus
Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga