Polri Antar Ratusan Dos Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Pulau Pemana Lewat Jalur Laut
digtara.com -Kondisi geografis wilayah Flores yang berpulau tidak memungkinkan distribusi bantuan bagi warga terdampak gempa dilakukan melalui jalur darat.
Baca Juga:
Laut menjadi jalan yang harus dilalui. Di tengah pemulihan masyarakat setelah gempa bumi Flores, bantuan kemanusiaan kembali bergerak menuju wilayah kepulauan yang membutuhkan melalui jalur laut.
Sabtu (29/8/2026), Kapal Polisi KP Sukur 3007 bertolak dari Dermaga Wuring, Kabupaten Sikka, menuju Pulau Pemana membawa 100 dos paket sembako bantuan kemanusiaan dari Polda Sulawesi Selatan.
Pulau Pemana di Kabupaten Sikka merupakan wilayah kepulauan yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut.
Kondisi tersebut membuat distribusi bantuan membutuhkan kesiapan personel, sarana transportasi serta koordinasi yang baik agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi.
Bantuan yang dibawa KP. Sukur 3007 merupakan solidaritas dari Polda Sulawesi Selatan untuk masyarakat terdampak gempa di wilayah Kabupaten Sikka.
Baca Juga:
Dari dermaga di Wuring, paket-paket kebutuhan pokok kemudian dibawa menyeberangi laut untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Dalam pelayaran menuju Pulau Pemana, KP Sukur 3007 membawa empat orang crew kapal. Selain itu, sejumlah personel Ditpolairud Polda NTT dan Polres Sikka turut berada dalam manifest untuk mendukung pelaksanaan misi kemanusiaan.
Dari Ditpolairud Polda NTT turut terlibat AKP M. Idris Hamzah, Bripka Bona Fartis, Bripka M. Gorbachov, Bripda Jhun Bai, Bripda Kornelis Kowan, Bharada Rifaldo, dan Bharada Febrianto.
Sementara dari Polres Sikka terdapat Kasat Polairud Res Sikka Aiptu Sarudin, Aipda Sipriadi So, Aipda R. Ade Selem, dan Bripka Askar Paka.
Kehadiran personel tersebut memastikan perjalanan dan proses distribusi bantuan dapat berjalan dengan aman dan terkoordinasi.
Mereka tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk memastikan bantuan yang telah dikirim dapat menjangkau masyarakat sasaran.Pelayaran KP. Sukur 3007 menjadi salah satu gambaran bagaimana semangat kemanusiaan diwujudkan melalui tindakan nyata.
Bencana memang dapat memutus akses, merusak fasilitas dan mengganggu aktivitas masyarakat. Namun kondisi tersebut tidak memutus kepedulian.
Harapannya, bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi warga untuk melewati masa pemulihan pascabencana.
Polres Manggarai Barat dan Ditpolairud Polda NTT Salurkan 2,5 Ton Logistik Bagi Korban Gempa Lewat Jalur Laut
Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor
Pasca Gempa Bumi, Polri Tetap Hadir Bantu Masyarakat
Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Kasus Dokter Icha Penuhi Panggilan Polisi
Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa
Pasca Gempa, Balai Besar KSDA NTT Kembali Buka TWA di Flores Dengan Pembatasan
104 Ekor Kuda Ditemukan di Lokasi Penampungan di Sumba Tengah, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Polres Manggarai Barat dan Ditpolairud Polda NTT Salurkan 2,5 Ton Logistik Bagi Korban Gempa Lewat Jalur Laut
Kuda di Sumba Tengah Hilang Ditemukan Pemilik di Lokasi Penampungan
3 HP RAM 12GB Harga Rp3 Jutaan, Sudah 5G dan Cocok untuk Gaming
Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor
Polri Antar Ratusan Dos Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Pulau Pemana Lewat Jalur Laut
DANA Kaget Hari Ini 31 Agustus 2026: Cara Klaim dan Tips Aman Berburu Saldo Gratis