Senin, 31 Agustus 2026

Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa

Imanuel Lodja - Senin, 31 Agustus 2026 07:55 WIB
Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa
ist
Kapolda NTT saat menemui Uskup Agung Ende
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila masih terdapat wilayah yang terisolasi atau belum mendapatkan bantuan.

Baca Juga:

"Apabila masih ada masyarakat atau wilayah yang belum tersentuh bantuan, segera informasikan kepada kami. Kami akan berupaya mengerahkan sumber daya yang ada untuk menjangkau dan membantu masyarakat," tegasnya.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa proses pemulihan tidak boleh berhenti hanya karena sebagian wilayah telah mulai kembali beraktivitas. Masih ada warga yang membutuhkan bantuan, masih ada bangunan yang harus dibersihkan, dan masih ada rasa takut yang perlu dipulihkan.

Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Kapolda NTT bersama seluruh jajaran.

Menurutnya, kunjungan langsung Kapolda ke Keuskupan Agung Ende, termasuk perhatian terhadap gereja-gereja yang mengalami kerusakan, memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi umat.

"Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur atas kunjungan serta bantuan dari Bapak Kapolda NTT dan seluruh personel Polda NTT. Dukungan ini membuat kami tidak merasa berjalan sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit ini," ungkap Mgr. Paulus.

Baca Juga:
Keuskupan Agung Ende sendiri telah membentuk Posko Keuskupan untuk mengoordinasikan penanganan korban dan kebutuhan umat pascabencana.

Kehadiran personel kepolisian yang turut membantu membersihkan puing-puing bangunan gereja dan kapela yang rusak juga dinilai memberikan manfaat nyata dalam mempercepat proses pemulihan.

Menyikapi kondisi sejumlah bangunan gereja yang mengalami retakan akibat gempa, Uskup Agung Ende juga telah mengimbau para Romo dan Pastor Paroki agar pelaksanaan Misa dan kegiatan ibadah untuk sementara dilakukan di ruang terbuka.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian demi memastikan keselamatan umat, mengingat kondisi sejumlah bangunan belum sepenuhnya dinyatakan aman.

Di tengah situasi tersebut, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak menjadi penting agar kehidupan masyarakat dapat kembali pulih secara bertahap.

Pertemuan Kapolda NTT dan Uskup Agung Ende kemudian ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh masyarakat terdampak diberikan kekuatan dalam menghadapi masa pemulihan.

Uskup Agung Ende turut mendoakan seluruh personel Polda NTT agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan perlindungan Tuhan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasca Gempa, Balai Besar KSDA NTT Kembali Buka TWA di Flores Dengan Pembatasan

Pasca Gempa, Balai Besar KSDA NTT Kembali Buka TWA di Flores Dengan Pembatasan

Wisata Flores Mulai Pulih Usai Gempa, Wisatawan Diminta Cek Kondisi Destinasi

Wisata Flores Mulai Pulih Usai Gempa, Wisatawan Diminta Cek Kondisi Destinasi

Ditpolairud Polda NTT Kerahkan KP Pomana XXII-3017 Antar Logistik Korban Gempa Flores

Ditpolairud Polda NTT Kerahkan KP Pomana XXII-3017 Antar Logistik Korban Gempa Flores

Polri Dan TNI di Manggarai Barat Gotong Royong Bantu Bersihkan Sisa Material Gempa di Sekolah

Polri Dan TNI di Manggarai Barat Gotong Royong Bantu Bersihkan Sisa Material Gempa di Sekolah

Akpol Lemdiklat Polri Bantu Warga Gempa di Flores

Akpol Lemdiklat Polri Bantu Warga Gempa di Flores

Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Barang Warga Terdampak Gempa dan Salurkan Bansos

Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Barang Warga Terdampak Gempa dan Salurkan Bansos

Komentar
Berita Terbaru