Kamis, 15 Oktober 2026

Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga

Imanuel Lodja - Minggu, 30 Agustus 2026 18:00 WIB
Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga
ist
Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga
Kapolresta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan toleransi terhadap lingkungan sekitar, khususnya terhadap tetangga yang membutuhkan waktu untuk beristirahat pada malam hari.

Baca Juga:

"Kebebasan untuk berkumpul dan bersosialisasi tentu harus tetap memperhatikan hak orang lain. Jangan sampai kegiatan kita mengganggu kenyamanan dan waktu istirahat warga lainnya. Mari bersama-sama menjaga suasana Kota Kupang tetap aman, tertib dan nyaman," tegasnya.

Polresta Kupang Kota mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi maupun laporan apabila menemukan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda NTT Komitmen Tingkatkan Kapasitas dan Karir Polwan di NTT

Kapolda NTT Komitmen Tingkatkan Kapasitas dan Karir Polwan di NTT

Polres Sikka Gelar Operasi Sarang Narkoba di Pelabuhan Maumere

Polres Sikka Gelar Operasi Sarang Narkoba di Pelabuhan Maumere

Warga Alor Diminta Cegah Illegal Fishing dan Destructive Fishing di Kawasan Konservasi Perairan

Warga Alor Diminta Cegah Illegal Fishing dan Destructive Fishing di Kawasan Konservasi Perairan

Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran dan Penyelaman Dalam Operasi Hari Kedua Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo

Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran dan Penyelaman Dalam Operasi Hari Kedua Tenggelamnya KM Feronia di Labuan Bajo

Warga Kota Kupang Antri BBM, Polisi Pantau Aktivitas SPBU

Warga Kota Kupang Antri BBM, Polisi Pantau Aktivitas SPBU

Pemuda di Ngada-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Pemuda di Ngada-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Komentar
Berita Terbaru