Tingkatkan Kemampuan Penyidik, Polda NTT Gelar Coaching Clinic Labfor
digtara.com -Upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan penyidik dalam memanfaatkan fungsi Laboratorium Forensik terus dilakukan.
Baca Juga:
Polda NTT pun menggelar kegiatan Coaching Clinic Laboratorium Forensik yang menghadirkan tim dari Puslabfor Polda Bali pada Rabu, 26 Agustus 2026 di Rupattama Polda NTT.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya personel yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam proses penyelidikan dan penyidikan tindak pidana.
Coaching Clinic tersebut dipimpin oleh AKBP Mohamad Masyrur selaku ketua tim dari Puslabfor Polda Bali.
Tim turut memberikan penguatan pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta mengenai pentingnya pemanfaatan pemeriksaan laboratorium forensik dalam mengungkap fakta-fakta suatu perkara secara objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Baca Juga:Kegiatan ini diikuti oleh personel dari sejumlah satuan kerja Polda NTT, yakni Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Ditlantas, Ditpolair, serta Bidpropam.
Keterlibatan lintas fungsi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bersama mengenai peran dan dukungan pemeriksaan forensik dalam berbagai jenis penanganan perkara.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana hasil pemeriksaan ilmiah di laboratorium forensik dapat menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.
Pendekatan tersebut memungkinkan penyidik untuk mengidentifikasi, menguji, serta menganalisis berbagai barang bukti secara ilmiah sehingga dapat memperkuat konstruksi perkara.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa perkembangan kejahatan yang semakin kompleks menuntut Polri untuk terus meningkatkan kemampuan personel dan mengedepankan metode penyidikan yang profesional serta berbasis ilmu pengetahuan.
Pemanfaatan ilmu forensik tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan barang bukti, tetapi juga merupakan bagian integral dari upaya Polri menghadirkan proses penegakan hukum yang semakin modern dan terpercaya.
"Polri terus berupaya meningkatkan kualitas penyidikan dengan mengedepankan Scientific Crime Investigation. Karena itu, peningkatan kemampuan personel dan sinergi dengan fungsi Laboratorium Forensik harus terus dilakukan. Dengan dukungan pemeriksaan ilmiah, penyidik diharapkan semakin mampu mengungkap suatu perkara berdasarkan fakta dan bukti yang teruji," tambahnya.
Peningkatan kompetensi penyidik merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap proses penegakan hukum dilaksanakan berdasarkan prosedur, profesionalisme, serta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan personel Polda NTT semakin memahami pentingnya kolaborasi antara kemampuan investigatif penyidik dan pendekatan ilmiah Laboratorium Forensik, sehingga mampu mendukung pengungkapan perkara secara lebih cepat, tepat, objektif, dan berkeadilan.
Sempat Didatangi Pimpinan Bank, Nasabah Bank NTT Hargai Penyelesaian Lewat Jalur Hukum
Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi