Kamis, 08 Oktober 2026

Akses Terbatas, Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e-Sikka Dievakuasi Pakai Helikopter

Imanuel Lodja - Sabtu, 22 Agustus 2026 12:30 WIB
Akses Terbatas, Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e-Sikka Dievakuasi Pakai Helikopter
ist
Helikopter saat mengevakuasi korban gempa dari Pulau Palu'e

digtara.com -Gempa magnitudo 7,7 pada akhir pekan lalu banyak berdampak bagi warga di Flores, NTT.

Baca Juga:

Akses darat dan laut menghadapi keterbatasan akibat bencana, jalur udara menjadi jalan tercepat untuk menyelamatkan warga yang membutuhkan pertolongan medis.

Ditengah situasi darurat pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, dua warga terdampak berhasil dievakuasi menuju Maumere, Jumat (21/8/2026).

Keduanya memiliki kondisi yang membutuhkan penanganan segera. Maria Noni (71), warga Cawalo, Desa Rokirole, mengalami patah tulang paha kiri bagian bawah setelah tertimpa reruntuhan bangunan rumah.

Sementara Maria Angela Ngei (30), warga Desa Rokirole, harus dievakuasi dalam kondisi hamil dan siap bersalin.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 10.28 WITA di lapangan futsal Karang Mas, Dusun Mudemi, Desa Reruwairere, Kecamatan Maumere.

Baca Juga:
Dua armada udara dikerahkan, yakni Helikopter BNPB Airbus H125 9292 dan Helikopter PK-CAY BEII429, untuk mendukung proses pemindahan korban dari wilayah Palue menuju daratan Maumere.

Bagi kedua korban, helikopter menjadi jembatan keselamatan ketika kondisi geografis dan situasi pascabencana membuat akses menuju fasilitas kesehatan menjadi tidak mudah.

Maria Noni, perempuan berusia 71 tahun, mengalami cedera serius setelah tubuhnya terdampak runtuhan bangunan rumah akibat gempa.

Patah tulang paha yang dialaminya membutuhkan penanganan medis lebih lanjut agar kondisinya dapat segera ditangani secara tepat.

Di sisi lain, Maria Angela Ngei berada dalam kondisi yang tak kalah membutuhkan perhatian.

Dalam keadaan hamil dan siap bersalin, ia membutuhkan pemantauan tenaga kesehatan secara lebih intensif, terlebih dalam situasi darurat pascabencana.

Kondisi kedua korban menjadi alasan kuat dilakukannya evakuasi melalui jalur udara. Kecepatan menjadi faktor penting agar keduanya dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan di Maumere.

Para korban mendapatkan pendampingan selama proses pemindahan hingga menuju armada udara. Kondisi mereka dipantau agar proses evakuasi dapat berlangsung dengan aman.

Evakuasi dalam situasi bencana membutuhkan ketepatan di setiap tahapan. Mulai dari pemindahan korban, penempatan di dalam armada, hingga perjalanan menuju lokasi tujuan, seluruh proses harus memperhatikan kondisi masing-masing korban.

Bagi Maria Noni, cedera akibat reruntuhan membutuhkan penanganan dengan memperhatikan kondisi tulang yang mengalami patah. Sementara bagi Maria Angela, kondisi kehamilan yang sudah siap bersalin membutuhkan pengawasan medis agar keselamatan ibu dan calon bayi tetap menjadi prioritas.

Baca Juga:
Pulau Palue sendiri memiliki tantangan geografis tersendiri. Dalam situasi pascabencana, keterbatasan akses semakin terasa ketika warga membutuhkan pelayanan medis dengan segera.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Komentar
Berita Terbaru