Belasan Warga NTT Terpapar Paham Radikal dan TCC NVE
Baca Juga:
Apabila ditemukan perubahan perilaku anak yang mengkhawatirkan, pendekatan yang dikedepankan bukan stigma atau tindakan menghakimi, melainkan komunikasi dan pendampingan secara tepat.
Pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya menghadirkan keluarga sebagai benteng pertama.
Anak yang merasa didengar di rumah, dihargai di sekolah dan mendapatkan ruang untuk tumbuh dengan makna akan memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap pengaruh propaganda ekstremisme.
Melalui Rakernis Bhabinkamtibmas Polda NTT Tahun Anggaran 2026, pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan para Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga pencegahan radikalisme, intoleransi dan terorisme dapat dilakukan sejak dini dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis dan berbasis kemitraan masyarakat.
Baca Juga:Hal ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kemampuan Bhabinkamtibmas dalam mendeteksi serta mencegah potensi penyebaran paham radikalisme, intoleransi dan terorisme di tengah masyarakat
Korban Kritis dari Manggarai Timur Dievakuasi Dengan Helikopter Daulphin Basarnas
Sejumlah Instansi Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Bumi di Manggarai Barat
Berkostum Hitam, Warga Alor Gelar Pawai Karnaval HUT RI Sambil Jalankan Kotak Donasi Gempa Flores
70 Orang Warga Flores Meninggal Akibat Gempa Bumi
WNA Cina Jatuh Dalam Pendakian di Pulau Padar, Tim SAR Gabungan Turun Tangan