Senin, 17 Agustus 2026

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Imanuel Lodja - Senin, 17 Agustus 2026 15:00 WIB
Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses
ist
Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

digtara.com -Jajaran Polri berhasil membuka akses ketiga wilayah yang sebelumnya terisolir akibat dampak gempa dan longsor.

Baca Juga:

Pertama, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Kapolres Manggarai Timur, AKBP Hariyanto bersama personilnya berhasil menembus lokasi yang sebelumnya terisolasi akibat longsor.

Di lokasi tersebut, personel menemukan kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan segera.

Selain menyalurkan makanan, minuman dan obat-obatan, personel juga melakukan evakuasi terhadap seorang ibu hamil yang mengalami pendarahan akibat persalinan prematur.

"Alhamdulillah bisa dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah bisa diselamatkan," kata Kapolda NTT, Irjen Pol Dr Rudi Darmoko dalam keterangannya pada Minggu (16/8/2026) malam.

Kedua, wilayah Reo, Kabupaten Manggarai, yang sebelumnya juga mengalami keterisolasian.

Baca Juga:
Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah bersama personel berhasil membuka akses menuju lokasi, menyalurkan bantuan dan mendirikan posko serta tenda tanggap darurat bagi masyarakat terdampak.

Ketiga, Desa Dimpong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

Informasi mengenai kondisi warga yang terisolir diterima melalui media sosial. Polda NTT kemudian merespons cepat dengan mengirimkan personel Brimob ke lokasi.

"Alhamdulillah bisa mengevakuasi masyarakat yang terisolir di sana dan belum mendapat bantuan. Alhamdulillah sudah bisa dievakuasi oleh Brimob," jelas Kapolda.

Keberhasilan menembus tiga wilayah tersebut menunjukkan pentingnya kecepatan personel dalam merespons laporan masyarakat.

Selain wilayah daratan yang sulit ditembus, Polri juga memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayah kepulauan.

Melalui Direktorat Polairud Polda NTT, bantuan makanan dan minuman telah disalurkan kepada masyarakat di Pulau Palue, Kabupaten Sikka yang sempat mengalami keterisolasian.

Kapolda menegaskan, seluruh laporan mengenai masyarakat yang membutuhkan bantuan akan ditindaklanjuti, termasuk informasi yang diterima melalui media sosial.

"Jadi mendapat laporan medsos kemudian ditanggapi, kita kemudian langsung mengirim anggota," jelas Kapolda.

Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan dukungan personel dan peralatan kepada Polda NTT.

Baca Juga:
Sebanyak 100 personel Brimob BKO dengan kemampuan SAR dikirim untuk memperkuat pencarian dan pertolongan korban.

"Untuk tahap awal ini kami masih membutuhkan anggota untuk SAR untuk mencari dan menolong korban yang menjadi korban bencana alam tersebut," ujar Kapolda.

Selain personel Brimob, Mabes Polri juga mengirimkan sejumlah tim khusus, yakni 14 personel Tim DVI (Disaster Victim Identification) dari Pusdokkes Polri.

Dukungan lainnya berupa 10 ekor anjing K9 berkemampuan SAR beserta 21 personel pawang dan tim pendukung.

Anjing pelacak tersebut dipersiapkan untuk membantu pencarian korban di bawah reruntuhan bangunan yang berisiko jika dilakukan pencarian secara manual.

Untuk mempercepat pergerakan, Kapolri memberikan dukungan berupa satu unit pesawat CASA dari Korpolairud Baharkam Polri yang di-BKO-kan untuk mendukung transportasi selama penanganan bencana.

"Alhamdulillah sudah di-BKO-kan juga dari Korpolairud Baharkam Polri berupa satu unit pesawat CASA, sehingga untuk transportasi kami bisa sangat-sangat membantu," kata Kapolda.

Selain dukungan personel dan transportasi, Mabes Polri juga mengirimkan bantuan berupa makanan cepat saji, minuman, tenda, velbed dan obat-obatan yang selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak di Pulau Flores.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa gangguan jaringan komunikasi dan listrik menjadi salah satu kendala dalam penanganan bencana, khususnya di sejumlah wilayah seperti Nagekeo.

Baca Juga:
Untuk mengatasi kendala tersebut, Mabes Polri mengirimkan 10 unit Starlink yang didatangkan melalui penerbangan ke Labuan Bajo.

Perangkat tersebut akan digunakan untuk mendukung komunikasi dan pelaporan petugas di titik-titik krisis sehingga koordinasi bantuan dapat dilakukan lebih cepat.

Kapolda menegaskan seluruh jajaran akan terus bergerak memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan.

"Kita akan terus bergerak untuk menolong korban bencana yang terjadi di Kabupaten Manggarai maupun Manggarai Timur dan wilayah lainnya," tegasnya.

Penanganan gempa Flores kini dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan kekuatan Polda NTT, dukungan Mabes Polri, TNI, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas serta seluruh unsur terkait.

Data yang dihimpun hingga Minggu (16/8/2026) pukul 18.00 WITA, tercatat 55 orang meninggal dunia, 67 orang mengalami luka berat dan 123 orang luka ringan.

Jumlah pengungsi mencapai 7.670 orang yang tersebar di 38 titik pengungsian pada tujuh kabupaten.

Polda NTT memberikan perhatian khusus terhadap pengungsi mandiri yang masih berada di lokasi dengan fasilitas terbatas.

Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih dan obat-obatan menjadi prioritas distribusi.

Mabes Polri juga menyiapkan tenda, selimut dan kasur untuk membantu pengungsi mandiri yang belum memiliki tempat perlindungan yang layak.

Penentuan lokasi pengungsian sementara maupun lokasi yang dapat digunakan dalam jangka lebih panjang akan dikoordinasikan bersama BPBD dan pemerintah daerah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kabupaten Manggarai Jadi Prioritas Pemulihan Gempa

Kabupaten Manggarai Jadi Prioritas Pemulihan Gempa

Jadi Wilayah Dengan Dampak Minim, Polres Ngada Beri Bansos dan Layanan Kesehatan

Jadi Wilayah Dengan Dampak Minim, Polres Ngada Beri Bansos dan Layanan Kesehatan

Pemerintah dan Polri Percepat Penanganan Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Flores

Pemerintah dan Polri Percepat Penanganan Dampak Gempa Magnitudo 7,7 di Flores

Bantuan Sosial Kapolda NTT Disalurkan Bagi Warga Berdampak Gempa di Kabupaten Ngada

Bantuan Sosial Kapolda NTT Disalurkan Bagi Warga Berdampak Gempa di Kabupaten Ngada

Polri Kembali Kirim 3,4 Ton Bantuan Logistik dan Obat-obatan ke NTT

Polri Kembali Kirim 3,4 Ton Bantuan Logistik dan Obat-obatan ke NTT

Polres Manggarai Barat Patroli Hingga Subuh Jamin Keamanan Permukiman dan Wisatawan Pasca-Gempa

Polres Manggarai Barat Patroli Hingga Subuh Jamin Keamanan Permukiman dan Wisatawan Pasca-Gempa

Komentar
Berita Terbaru