Senin, 05 Oktober 2026

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Imanuel Lodja - Senin, 17 Agustus 2026 15:00 WIB
Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses
ist
Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses
Dukungan lainnya berupa 10 ekor anjing K9 berkemampuan SAR beserta 21 personel pawang dan tim pendukung.

Baca Juga:

Anjing pelacak tersebut dipersiapkan untuk membantu pencarian korban di bawah reruntuhan bangunan yang berisiko jika dilakukan pencarian secara manual.

Untuk mempercepat pergerakan, Kapolri memberikan dukungan berupa satu unit pesawat CASA dari Korpolairud Baharkam Polri yang di-BKO-kan untuk mendukung transportasi selama penanganan bencana.

"Alhamdulillah sudah di-BKO-kan juga dari Korpolairud Baharkam Polri berupa satu unit pesawat CASA, sehingga untuk transportasi kami bisa sangat-sangat membantu," kata Kapolda.

Selain dukungan personel dan transportasi, Mabes Polri juga mengirimkan bantuan berupa makanan cepat saji, minuman, tenda, velbed dan obat-obatan yang selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak di Pulau Flores.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa gangguan jaringan komunikasi dan listrik menjadi salah satu kendala dalam penanganan bencana, khususnya di sejumlah wilayah seperti Nagekeo.

Baca Juga:
Untuk mengatasi kendala tersebut, Mabes Polri mengirimkan 10 unit Starlink yang didatangkan melalui penerbangan ke Labuan Bajo.

Perangkat tersebut akan digunakan untuk mendukung komunikasi dan pelaporan petugas di titik-titik krisis sehingga koordinasi bantuan dapat dilakukan lebih cepat.

Kapolda menegaskan seluruh jajaran akan terus bergerak memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan.

"Kita akan terus bergerak untuk menolong korban bencana yang terjadi di Kabupaten Manggarai maupun Manggarai Timur dan wilayah lainnya," tegasnya.

Penanganan gempa Flores kini dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan kekuatan Polda NTT, dukungan Mabes Polri, TNI, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas serta seluruh unsur terkait.

Data yang dihimpun hingga Minggu (16/8/2026) pukul 18.00 WITA, tercatat 55 orang meninggal dunia, 67 orang mengalami luka berat dan 123 orang luka ringan.

Jumlah pengungsi mencapai 7.670 orang yang tersebar di 38 titik pengungsian pada tujuh kabupaten.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim

Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim

Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia

Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia

Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya

Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa  Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi

Kapolda NTT dan Sejumlah Perwira Tinggi Polri Dimutasi

Komentar
Berita Terbaru