Kamis, 01 Oktober 2026

Ada Gempa Susulan, Pasien RSUD Komodo Manggarai Barat Panik dan Minta Menginap di Tenda

Imanuel Lodja - Senin, 17 Agustus 2026 06:31 WIB
Ada Gempa Susulan, Pasien RSUD Komodo Manggarai Barat Panik dan Minta Menginap di Tenda
ist
Pasien dirawat di tenda di luar gedung RSUD Komodo

digtara.com -Gempa susulan dalam skala kecil terjadi pada Minggu (16/8/2026) dan terasa di beberapa wilayah di Flores, NTT.

Baca Juga:

Minggu 16 Agustus 2026 petang, sekitat pukul 15.01 Wita. terjadi gempa susulan di Kabupaten Manggarai Barat.

Hal ini berdampak pada pasien rawat inap di RSUD Pratama Komodo, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Pihak keluarga pasien yang menjalani rawat inap merasa panik akibat terjadinya gempa susulan.

Pasien dan keluarga pasien kemudian meminta kepada pihak RSUD Pratama Komodo agar para pasien rawat inap dikeluarkan kembali ke tenda dan tidak berada di ruang perawatan rumah sakit.

Pasca gempa Flores akhir pekan lalu, para pasien ini sudah berada di dalam lobi dan lantai satu gedung RSUD Pratama Komodo.

Baca Juga:
Mereka minta agar bisa berada di tenda darurat yang berada di luar gedung RSUD Pratama Komodo.

Tercatat ada 66 orang pasien yang berada dalam pendopo dan tiga tenda darurat.

Hingga Minggu malam, seluruh pasien rawat inap berada di dalam tenda darurat di luar gedung RSUD Komodo.

Sejumlah gempa susulan terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) usai diguncang gempa besar berkekuatan magnitudo (M) 7,7 akhir pekan lalu.

Kekuatan gempa susulan pada Minggu pun bervariasi. Pada pukul 07.54 WIB gempa terdeteksi di wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Gempa berkekuatan Magnitudo 3,3 ini berada pada kedalaman 22 kilometer.

"Mag 3.3, 16-Aug-2026 07:54:54 WIB, Lok : 7.93 LS, 120.62 BT," tulis BMKG melalui akun media sosialnya pada Minggu (16/8/2026).

Bahkan, pada pukul 6.12 WIB, gempa berkekuatan Magnitudo 5,2 juga sempat mengguncang Ruteng, Kabupaten Manggarai.

"Gempa Mag:5.2, 16-Agu-26 06:12:54 WIB, Lok:7.87 LS,120.64 BT," tulis BMKG.

Baca Juga:
Gempa itu berada pada kedalaman 10 Kilometer. BMKG melaporkan gempa itu tidak berpotensi pada gelombang tsunami.

"Tidak berpotensi tsunami," ujarnya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya menyampaikan informasi terbaru terkait penanganan gempa bumi M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Puluhan warga meninggal dunia dan ratusan rumah serta berbagai fasilitas mengalami kerusakan.

Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, Ngada, Nagekeo, Manggarai Barat dan Ende.

Selain korban ini, petugas mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka.

Baca Juga:
Polri, BNPB dan pihak lain mengirim bantuan pangan dan non-pangan ke wilayah bencana.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kupang Kembali Diguncang Gempa Susulan

Kupang Kembali Diguncang Gempa Susulan

Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur

Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS

181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS

Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat

Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru