Sabtu, 15 Agustus 2026

Pemulihan Pesisir Selatan Dipercepat, 85 Huntap Terpadu Segera Dibangun

Arie - Sabtu, 15 Agustus 2026 08:00 WIB
Pemulihan Pesisir Selatan Dipercepat, 85 Huntap Terpadu Segera Dibangun
ist
Pemulihan Pesisir Selatan dipercepat. Sebanyak 85 huntap terpadu segera dibangun untuk keluarga terdampak bencana di Nagari Puluik-Puluik Selatan.

digtara.com -Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan permanen di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Salah satu fokus utama adalah pembangunan 85 hunian tetap (huntap) terpadu bagi keluarga terdampak bencana di Nagari Puluik-Puluik Selatan, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.

Baca Juga:

Persiapan pembangunan hunian tetap tersebut kini telah memasuki tahap akhir. Sejumlah proses penting seperti alas hak, pemetaan, dan appraisal lahan telah diselesaikan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan saat ini menyelesaikan proses administrasi dan pembayaran lahan sebelum menyerahkannya kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk memulai pembangunan fisik.

85 Huntap Pesisir Selatan Segera Masuk Tahap Konstruksi

Kepala Posko Nasional Satgas PRR, Irjen Pol. Wahyu Bintono Hari Bawono, mengatakan pembangunan fisik harus segera dimulai setelah lahan siap digunakan.

"Kementerian PKP/Kementerian Pekerjaan Umum segera menerbitkan SPK dan memulai konstruksi fisik 85 unit Huntap Terpadu begitu proses pembayaran lahan diserahterimakan oleh Pemkab," ujar Wahyu dalam laporan hasil monitoring dan evaluasi di Pesisir Selatan.

Pembangunan huntap tersebut diharapkan menjadi solusi permanen bagi keluarga yang masih terdampak bencana dan mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat.

Baca Juga:

53 Hunian Sementara Telah Disediakan

Sembari menunggu pembangunan hunian tetap, Satgas PRR telah menyediakan 53 unit hunian sementara di Kecamatan Bayang Utara.

Hunian sementara tersebut terdiri atas:

  • 22 unit di Limau Manis.

  • 31 unit di Taluak Baru, Nagari Puluik-Puluik.

Selain hunian sementara, pemerintah juga telah menyalurkan dana tunggu hunian selama tiga bulan.

Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 35 kepala keluarga, sedangkan tahap kedua disalurkan kepada 38 kepala keluarga.

Pemulihan Sosial Terus Berjalan

Pemulihan sosial di Kabupaten Pesisir Selatan juga terus dilakukan.

Penanganan pengungsi dan santunan duka telah tuntas sepenuhnya. Sementara itu, Kementerian Sosial menargetkan penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dan paket isi hunian dapat diselesaikan pada September 2026.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat selama proses transisi menuju kondisi kehidupan yang lebih stabil.

Baca Juga:

Sedimentasi dan Abrasi Sungai Jadi Perhatian

Selain pembangunan hunian, Satgas PRR memberikan perhatian terhadap kondisi sungai di sejumlah wilayah Pesisir Selatan.

Sedimentasi dan abrasi tebing sungai menjadi perhatian di Nagari Kapelgam, Kecamatan Bayang, serta Nagari Koto Ranah, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.

Kondisi tersebut perlu segera ditangani untuk mencegah luapan sungai yang berpotensi kembali mengancam permukiman dan akses masyarakat.

Pemerintah daerah telah menyiapkan paket pengendalian banjir DAS Pesisir Selatan di tujuh titik prioritas dengan nilai Rp42 miliar.

Program tersebut turut didukung anggaran APBD bidang pengelolaan sumber daya air sebesar Rp8,1 miliar dan Rp4,6 miliar.

Sementara itu, kebutuhan pengamanan tebing di Muaro Aia, Nagari Koto Ranah, diusulkan melalui sejumlah sumber pendanaan, yakni Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, DAK Fisik Keairan, serta R3P daerah.

Baca Juga:

Infrastruktur Dasar Mulai Pulih

Pemulihan layanan dasar di Pesisir Selatan juga menunjukkan perkembangan positif.

Dua titik jalan nasional yang sebelumnya mengalami kerusakan berat telah kembali pulih. Pasokan listrik, jaringan internet, serta layanan SPBU juga telah kembali normal.

Di sektor air bersih, rehabilitasi terhadap 11 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana terus dilakukan secara bertahap.

Dengan pembangunan 85 huntap terpadu yang segera memasuki tahap konstruksi serta pemulihan infrastruktur dasar yang terus berjalan, Satgas PRR bersama pemerintah daerah terus mendorong agar pemulihan Kabupaten Pesisir Selatan dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rasa Syukur dan Harapan Pulih Permanen Tumbuh di Huntara Aceh Tamiang

Rasa Syukur dan Harapan Pulih Permanen Tumbuh di Huntara Aceh Tamiang

Satgas PRR Pacu Pemulihan Sawah Aceh Seluas 57 Ribu Hektare Jelang Musim Tanam

Satgas PRR Pacu Pemulihan Sawah Aceh Seluas 57 Ribu Hektare Jelang Musim Tanam

Pemulihan Tambak Aceh Capai Target 15.000 Hektare, Bantuan Perikanan Mulai Disalurkan

Pemulihan Tambak Aceh Capai Target 15.000 Hektare, Bantuan Perikanan Mulai Disalurkan

Lahan Huntap Aceh Tamiang Terpenuhi 100 Persen, Satgas PRR Kejar Penyelesaian Fasilitas Pendukung

Lahan Huntap Aceh Tamiang Terpenuhi 100 Persen, Satgas PRR Kejar Penyelesaian Fasilitas Pendukung

44.121 Huntap Dibangun untuk Penyintas Bencana Sumatera, Aceh Dapat Porsi Terbesar

44.121 Huntap Dibangun untuk Penyintas Bencana Sumatera, Aceh Dapat Porsi Terbesar

415 Jembatan Rampung Dibangun, Satgas PRR Apresiasi Kerja Satgas Jembatan TNI AD

415 Jembatan Rampung Dibangun, Satgas PRR Apresiasi Kerja Satgas Jembatan TNI AD

Komentar
Berita Terbaru