Pemulihan Pesisir Selatan Dipercepat, 85 Huntap Terpadu Segera Dibangun
Sedimentasi dan Abrasi Sungai Jadi Perhatian
Selain pembangunan hunian, Satgas PRR memberikan perhatian terhadap kondisi sungai di sejumlah wilayah Pesisir Selatan.Baca Juga:
Kondisi tersebut perlu segera ditangani untuk mencegah luapan sungai yang berpotensi kembali mengancam permukiman dan akses masyarakat.
Pemerintah daerah telah menyiapkan paket pengendalian banjir DAS Pesisir Selatan di tujuh titik prioritas dengan nilai Rp42 miliar.
Program tersebut turut didukung anggaran APBD bidang pengelolaan sumber daya air sebesar Rp8,1 miliar dan Rp4,6 miliar.
Sementara itu, kebutuhan pengamanan tebing di Muaro Aia, Nagari Koto Ranah, diusulkan melalui sejumlah sumber pendanaan, yakni Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, DAK Fisik Keairan, serta R3P daerah.
Baca Juga:
Infrastruktur Dasar Mulai Pulih
Pemulihan layanan dasar di Pesisir Selatan juga menunjukkan perkembangan positif.Dua titik jalan nasional yang sebelumnya mengalami kerusakan berat telah kembali pulih. Pasokan listrik, jaringan internet, serta layanan SPBU juga telah kembali normal.
Di sektor air bersih, rehabilitasi terhadap 11 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana terus dilakukan secara bertahap.
Dengan pembangunan 85 huntap terpadu yang segera memasuki tahap konstruksi serta pemulihan infrastruktur dasar yang terus berjalan, Satgas PRR bersama pemerintah daerah terus mendorong agar pemulihan Kabupaten Pesisir Selatan dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.
Rasa Syukur dan Harapan Pulih Permanen Tumbuh di Huntara Aceh Tamiang
Satgas PRR Pacu Pemulihan Sawah Aceh Seluas 57 Ribu Hektare Jelang Musim Tanam
Pemulihan Tambak Aceh Capai Target 15.000 Hektare, Bantuan Perikanan Mulai Disalurkan
Lahan Huntap Aceh Tamiang Terpenuhi 100 Persen, Satgas PRR Kejar Penyelesaian Fasilitas Pendukung
44.121 Huntap Dibangun untuk Penyintas Bencana Sumatera, Aceh Dapat Porsi Terbesar