Polda NTT-Pelindo Perkuat Pengamanan Cegah Kejahatan di Laut
digtara.com -Polda NTT bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Bali Nusa Tenggara memperkuat sinergi dalam pengamanan objek vital nasional.
Baca Juga:
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, dihadiri Sub Regional Head PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Bali Nusa Tenggara, Faris Hariyoso, para Pejabat Utama Polda NTT, jajaran manajemen PT Pelindo dan Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kupang.
Penandatanganan kerjasama ini untuk memperkuat sistem pengamanan Pelabuhan Tenau Kupang sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) sebagai pintu gerbang utama arus logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat di Provinsi NTT.
Kapolda NTT menegaskan bahwa pelabuhan memiliki posisi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai pusat distribusi barang dan penggerak ekonomi daerah, tetapi juga menjadi kawasan yang rentan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan lintas wilayah maupun lintas negara.
"Karena itu, pengamanannya harus dilakukan secara terpadu agar mampu melindungi kepentingan negara, menjamin kelancaran distribusi barang, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Kapolda.
Baca Juga:Polda NTT memiliki tanggung jawab untuk memberikan bantuan pengamanan terhadap Objek Vital Nasional sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
Pengamanan tersebut tidak hanya mengedepankan kehadiran personel di lapangan, tetapi melalui pendekatan yang komprehensif.
Pendekatan tersebut meliputi langkah preemtif melalui pemetaan potensi kerawanan dan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan, langkah preventif melalui patroli, penjagaan, serta pengawasan akses keluar masuk kawasan pelabuhan, hingga penegakan hukum secara tegas terhadap berbagai bentuk tindak pidana yang berpotensi mengganggu operasional pelabuhan.
Kapolda juga menekankan bahwa kerjasama ini menjadi bagian penting dalam upaya mencegah berbagai kejahatan transnasional, khususnya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penyelundupan manusia, penyelundupan barang ilegal, maupun tindak pidana lainnya yang memanfaatkan jalur transportasi laut.
"Melalui kerjasama ini, kita memperkuat komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan, khususnya tindak pidana perdagangan orang, penyelundupan manusia lintas wilayah maupun lintas negara, serta berbagai tindak pidana lain yang memanfaatkan jalur distribusi laut. Karena itu, sinergi antarlembaga menjadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat ditawar," tegas Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko.
"Kami ingin memastikan PT Pelindo memiliki lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pemangku kepentingan. Kehadiran Polri merupakan bentuk dukungan dalam memperkuat sistem pengamanan yang sudah berjalan, sehingga operasional pelabuhan dapat berlangsung secara optimal," tambahnya.
Kapolda NTT juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kupang yang telah menyerahkan aset kantor untuk dimanfaatkan sebagai Kantor Polsubsektor Pelabuhan Polresta Kupang Kota sekaligus Pos Shelter Ditpamobvit Polda NTT.
Santunan Dibayar, Proses Hukum Kecelakaan Laut Dua WNA China Tetap Berlanjut
Periksa 45 Saksi Terkait Kasus Dokter Icha, Polda NTT Segera Gelar Perkara
Penyidik Polda NTT Minta Keterangan Saksi Ahli Dokter Tri Maharani
Polairud Bantu Guru Dan Siswa Di Manggarai Barat Bangun Tiang Bendera
Sinergi Pengamanan Perbatasan Diperkuat Polda Bersama AFP Dan PNTL