Total 49 Ekor Sapi Milik Warga Di Desa Tunua-Kabupaten TTS Mati Karena Kedinginan
Baca Juga:
Satu ekor sapi jantan usia tiga tahun milik Danial Faot. Satu ekor sapi betina usia satu bulan milik Franky Bifel. Dua ekor sapi jantan dan satu ekor sapi betina usia dua tahun dan satu ekor sapi betina milik Sefnat Nomeni.
Tiga ekor milik Mikael Hana. satu ekor sapi jantan usia tiga tahun milik Imanuel Lake. Satu ekor sapi jantan usia dua tahun milik Simon Imanuel Sanam.
Satu ekor sapi jantan milik Yohanis Sanam. Satu ekor jantan usia dua tahun milik Zadrak Aplugi. satu ekor sapi betina milik Osias Naben.
satu ekor sapi jantan usia empat tahun milik Yustus Bana. Satu ekor sapi jantan usia dua tahun milik Isak Baun. Dua ekor sapi betina milik Demetrius Naben.
Baca Juga:Ada pula dua ekor sapi jantan berusia dua tahun milik Neno Naben dan sapi betina usia dua tahun milik gereja Betania Tunua.
Penyebab kematian ternak sapi yang dilaporkan oleh para pemilik adalah kedinginan karena hujan berkepanjangan dengan gejala sapi tiba-tiba roboh.
Disebutkan pula bahwa terakhir dilakukan vaksin SE pada sapi-sapi tersebut pada bulan November dan Desember 2025 lalu.
Perangkat Desa di Kabupaten TTS Aniaya Guru Honorer Hingga Jalani Perawatan Medis
Warga di Kabupaten TTS Kembali Dapat Bantuan Rumah Harapan dari Kapolda NTT
Bertindak Agresif, Anjing Rabies di TTS Diamankan
Abaikan Panggilan Polisi, Pelaku Persetubuhan Anak Di Kabupaten TTS Ditangkap Polisi
Bikin Onar di Acara Pesta Sambut Baru, Pemuda di Ende Diamankan Polisi