Rabu, 29 Juli 2026

Pasca Kasus Penemuan Mayat, Polisi Razia Tempat Kost Yang Meresahkan Warga

Imanuel Lodja - Rabu, 29 Juli 2026 10:45 WIB
Pasca Kasus Penemuan Mayat, Polisi Razia Tempat Kost Yang Meresahkan Warga
ist
Bhabinkamtibmas melakukan razia tempat kost

digtara.com - Aparat keamanan yang merupakan Bhabinkamtibmas Polsek Kota Raja merespon keresahan warga terkait keberadaan tempat kost yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga:

Tiga anggota Bhabinkamtibmas yakni Bhabinkamtibmas Kelurahan Oebufu, Aiptu Nusrianto Klakik, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kayu Putih, Aipda Jefry Banunaek, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Fatululi, Aiptu Teguh Dana merespons laporan warga terkait aktivitas yang meresahkan di sebuah rumah kos yang berada di belakang Telaga Opa, RT 35/RW 09, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Senin (27/07/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para Bhabinkamtibmas bersama Ketua RT, PLH. Lurah Oebufu Mario Andidas Kaliopa Meze, Camat Oebobo Zet Batmalo, serta staf terkait melakukan inspeksi dan pengecekan langsung terhadap rumah kos yang dikeluhkan warga.

Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas keresahan masyarakat pasca adanya peristiwa meninggal dunia yang diduga berkaitan dengan aktivitas penghuni kos tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri bersama pemerintah setempat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Selain melakukan pengecekan, petugas juga memberikan himbauan kepada pemilik dan penghuni kos agar mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga norma dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menunjukkan komitmen Polri untuk tidak hanya bertindak setelah terjadi permasalahan, tetapi juga melakukan langkah pencegahan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Baca Juga:

Melalui sinergi dengan pemerintah dan masyarakat, Polri terus berupaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids D. Mada menegaskan bahwa Polri akan terus hadir dan responsif terhadap setiap laporan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Kota Raja.

"Polri terus hadir untuk masyarakat, demi terciptanya lingkungan masyarakat yang aman, tertib dan kondusif," tandas AKP Frids Mada.

Sebelumnya GT (67), seorang pensiunan panitera di Kota Kupang, NTT ditemukan meninggal dunia di kamar nomor 3 kos MJ Home di Jalan Kejora, RT 035/RW 009, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Kamis (23/7/2026) malam.

GT yang juga warga Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang saat itu datang bertemu dengan seorang wanita muda, OP (22).

OP sendiri tercatat sebagai warga Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Diperoleh informasi kalau pada Kamis petang, korban menghubungi nomor Whatsapp OP untuk janjian bertemu.

Keduanya janjian untuk bertemu di kos MJ Home di belakang GOR Flobamora Kota Kupang.

OP pun ke lokasi tersebut diantar rekannya J (19) yang juga warga Kelurahan Fontein, Kota Kupang.

Saat OP datang pada Kamis malam, korban sudah menunggu di kamar nomor 03.

Baca Juga:
Keduanya ngobrol sejenak dan berhubungan intim.

OP mengaku melihat korban kelelahan sehingga ia menyarankan korban untuk menghentikan aktivitas tersebut. OP memilih ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Namun korban berdiri di depan pintu kamar mandi meminta OP agar tidak segera pulang.

Selang beberapa saat, korban tiba-tiba jatuh di depan pintu kamar mandi dan tidak sadarkan diri.

OP kemudian keluar kamar dan memanggil J (19) yang ada di luar kamar untuk meminta bantuan.

J dan OP kemudian masuk kembali ke kamar dan melihat korban sudah terbaring terlentang di lantai dekat pintu kamar mandi.

Keduanya meminta bantuan Al Hadi (53) di sekitar Jalan Kejora, Kelurahan Oebufu.

Saat Al Hadi masuk ke kamar 03 MJ Home, ia mendapati korban terbaring terlentang di lantai dekat pintu kamar mandi dengan kondisi napas yang sangat lemah.

Ia sempat memberikan pertolongan pertama dengan menekan dada korban, namun korban tidak memberikan respons.

Baca Juga:

Karena kondisi korban tidak berubah, Al Hadi kemudian ke Polsek Kota Raja melaporkan kejadian tersebut.

Jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum luar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sesuai hasil pemeriksaan awal dari pihak medis yang diperkuat dengan keterangan keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

Dugaan tersebut diperkuat dengan keterangan kerabat korban. Keluarga pun menolak dilakukan tindakan lanjutan dan iklas menerima kematian korban.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari yang dikonfirmasi pada Jumat (24/7/2026) membenarkan kejadian ini.

"Ya betul, (kejadian) semalam dan dari Polresta Kupang Kota ada laksanakan olah tempat kejadian perkara penemuan seseorang laki-laki yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di salah satu kost/penginapan di Kota Kupang," ujar Kapolresta.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru