Istri Di Manggarai Timur Berzinah Saat Suami Ke Papua, Keluarga Sepakat Selesaikan Secara Kekeluargaan
digtara.com -Polres Manggarai Timur menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana perzinahan yang terjadi di Kampung Benteng Jawa, Kabupaten Manggarai Timur beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
Saat itu, pelapor yang sedang berada di Papua menerima telepon dari ayah pelapor, Yohanes Kadir alias Hanes, yang mengaku melihat langsung istri pelapor bersama seorang laki-laki berinisial MW di belakang area persawahan dalam keadaan yang diduga sedang melakukan hubungan layaknya suami istri.
Padahal pelapor dan istrinya sudah dikaruniai dua orang anak. Namun selama ini pelapor tinggal di Papua untuk bekerja dan istri serta anak-anaknya tetap tinggal di Kabupaten Manggarai Timur.
Pada malam harinya, keluarga dari kedua belah pihak mengadakan pertemuan secara kekeluargaan.
Dalam pertemuan tersebut, berdasarkan keterangan pelapor, pihak terlapor dan istri pelapor mengakui telah menjalin hubungan perselingkuhan serta menyatakan keinginan untuk hidup bersama sebagai suami istri.
Baca Juga:Pelapor pun pulang dari Jayapura ke kampung halamannya dan pada 8 September 2025 kembali dilaksanakan musyawarah keluarga.
Dalam musyawarah tersebut dicapai kesepakatan berdasarkan hukum adat Manggarai Timur.
Pihak terlapor dikenakan kewajiban adat berupa pembayaran uang sebesar Rp 50 juta, dua ekor babi, dan satu ekor kerbau, yang harus dipenuhi paling lambat 31 Desember 2025.
Namun demikian, hingga batas waktu yang telah disepakati, kewajiban adat tersebut belum dipenuhi oleh pihak terlapor.
Atas dasar dugaan pengingkaran terhadap kesepakatan adat tersebut serta dugaan tindak pidana perzinahan, pelapor kemudian menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Judi Sabung Ayam di Manggarai Timur Dibubarkan Polisi
Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor
Lima Jam Lalui Medan Berat Demi Antar Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa di Manggarai Timur
17 Barak Asrama Polres Mamberamo Tengah Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
Identitas Korban Ledakan Bom di Biak Masih Didalami, Tim DVI Lakukan Pemeriksaan DNA