Diduga Terlibat Kasus BBM, Dua Anggota Polres Manggarai Timur Di-non aktifkan Dari Jabatan Fungsional
digtara.com -Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto menonaktifkan dua anggotanya dari jabatan fungsional.
Baca Juga:
Mereka dinon aktifkan atas dugaan penyalahgunaan BBM di wilayah Kabupaten Manggarai Timur.
Penonaktifan ini diakui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra sebagai wujud tanggung jawab kepada masyarakat.
Baca Juga:"Sebagai institusi yang menjunjung tinggi integritas, Polda NTT tidak menutup mata atas munculnya indikasi keterlibatan anggota Polri dalam kasus ini," ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra pada Senin (27/4/2026).
Bidang Propam Polda NTT juga telah bergerak cepat dengan menerjunkan tim Subdit Paminal ke Polres Manggarai Timur pada Rabu (22/4/2026) lalu.
Kepolisian memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil merupakan bentuk dedikasi tinggi dalam menjaga amanah rakyat di bumi Flobamora.
Dalam sebuah upaya pengamanan distribusi energi di ruas Jalan Ruteng-Labuan Bajo, petugas menghentikan satu unit dump truk yang kedapatan membawa 2.955 liter BBM jenis solar subsidi tanpa dokumen resmi.
Saat itu juga, petugas mengamankan seorang warga masyarakat berinisial A sebagai terduga pelaku utama beserta seluruh barang bukti.
Baca Juga:"Kapolres Manggarai Timur telah mengambil langkah progresif dengan menonaktifkan dua oknum anggota, Aipda DGL dan Bripda HFI dari jabatan fungsional mereka guna mempermudah proses pemeriksaan yang objektif dan mendalam," tegas Kabid Humas.
Penonaktifan dan pemeriksaan internal ini adalah diakui Kabid Humas sebagai janji kepada masyarakat bahwa tidak ada tempat bagi pelanggaran di dalam Polri.
"Kami memilih untuk terbuka karena kami menyayangi institusi ini dan menghormati kepercayaan masyarakat. Proses ini kami lakukan dengan tegas namun tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan," ujar Kabid Humas Polda NTT.
"Kami pastikan semua proses berjalan secara profesional dan transparan sesuai perintah pimpinan untuk melakukan "bersih-bersih" demi pelayanan yang lebih baik," tandasnya.
Baca Juga:
Direktur Reskrimum Polda NTT Bahas Penyelesaian Konflik Agraria Dengan Komisi III DPR RI
Muncul Modus Baru Kekerasan Seksual Verbal Melalui Medsos, Polda NTT Satu Orang Pelaku
Buka Rakernis Humas, Karo SDM Polda NTT Minta Humas Jadi Garda Terdepan Bangun Kepercayaan Publik
Nelayan Korban Musibah Laut di Manggarai Barat Dapat Dukungan Polres Manggarai Barat
Polres Flores Timur, Kupang Kota dan Malaka Jadi Polres Paling Aktif dan Inovatif Kelola Informasi Publik