Antisipasi Kecelakaan Laut, Polres Manggarai Barat Sebarkan Himbauan Dalam Dua Bahasa
digtara.com -Aparat keamanan dari Satuan Pengamanan Objek Vital (Sat Pam Obvit) Polres Manggarai Barat mengambil langkah guna mengantisipasi berulangnya kecelakaan wisata di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga:
Akselerasi gerakan preemtif dan preventif ini dipicu oleh keprihatinan mendalam atas insiden laut yang baru-baru ini merenggut nyawa dua orang wisatawan asing saat berenang di salah satu titik perairan Labuan Bajo.
Kampanye keselamatan ini menyasar area-area vital seperti dermaga, pelabuhan wisata, objek wisata pantai, kantor agen perjalanan (travel agent), hingga ruang digital.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang melalui Kasat Pam Obvit Polres Manggarai Barat, Iptu I Komang A. Budiawan menegaskan bahwa jaminan keselamatan dan kenyamanan para wisatawan (Kamwisata) adalah harga mati demi mempertahankan reputasi dunia pariwisata Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
"Labuan Bajo telah menjadi magnet wisata dunia. Oleh karena itu, keselamatan setiap jiwa yang datang berlibur ke sini adalah prioritas mutlak kami. Langkah preemtif dan preventif ini sengaja kami akselerasi secara agresif pasca-adanya insiden kecelakaan laut kemarin. Kami tidak ingin ada lagi air mata di balik keindahan alam Labuan Bajo. Target kita adalah mewujudkan zero accident," tegas Kasat Pam Obvit pada Jumat (17/7/2026) petang.
Baca Juga:Menyadari keberagaman latar belakang pelancong yang berkunjung, Sat Pam Obvit Polres Manggarai Barat merancang selebaran dan infografis himbauan menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara lugas dan mudah dipahami.
Dalam versi bahasa Indonesia, polisi menekankan lima poin penting kepatuhan pelancong saat berada di destinasi wisata.
Pertama, Awasi Anak-Anak Selalu: Mengingat keramaian di lokasi wisata berpotensi memisahkan anak dari orang tua.
Kedua, Jaga Barang Bawaan: Mengamankan dokumen penting, dompet, dan ponsel menggunakan tas yang aman dari kejahatan jalanan.
Ketiga, Patuhi Aturan Wisata: Selalu mengikuti arahan pemandu dan rambu keselamatan setempat.
Kelima, Jangan Berenang di Area Terlarang: Larangan keras memaksakan diri berenang di kawasan laut berarus kuat atau yang telah dipasangi tanda larangan.
First, Watch children at all times to prevent them from getting separated in crowded places.
Second, Keep your belongings safe and use secure bags to prevent pickpocketing.
Third, Follow all safety rules, signs, and directions provided by officers.
Fourth, Be aware of hazardous, slippery, or steep areas.
Baca Juga:Fifth, Strictly no swimming in prohibited or dangerous sea zones.
Metode Sosialisasi Humanis dan Sinergi Lintas Sektor
Iptu I Komang A. Budiawan menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya di lapangan, personel Sat Pam Obvit mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis.
Anggota kepolisian mendatangi langsung para wisatawan yang sedang menunggu keberangkatan kapal di gerbang masuk pelabuhan pariwisata.
"Personel kami tidak sekadar membagikan brosur, tetapi berdialog langsung dengan para wisatawan, memberikan edukasi secara persuasif, sekaligus memasang baliho besar di titik penyeberangan utama yang mudah terlihat mata sebelum mereka naik ke atas kapal," urainya.
"Kami menekankan kepada para kapten kapal dan pemandu wisata untuk menjadi garda terdepan dalam keselamatan. Sebelum jangkar diangkat dan kapal berlayar, mereka wajib melakukan safety briefing (penjelasan keselamatan) dan mengingatkan tamu-tamunya mengenai batasan aman saat beraktivitas di laut," tambah Kasat Pam Obvit.
Langkah masif ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan di sektor wisata serta menciptakan iklim pariwisata yang aman, tertib, dan berkelanjutan di ujung barat Pulau Flores tersebut.
SPN Polda NTT Bakal Didik 146 Orang Calon Bintara Remaja
Pasangan Pelaku Buang Bayi di Belu Dibekuk Tim Resmob Polda NTT dan Polres Belu di Kota Kupang
Polisi Leting 22/27 TFTT Polda NTT Berbagi Bansos Bagi Warga Batakte
Berantas Penyelundupan, Ratusan Ballpress Pakaian Bekas Impor Ilegal Dilimpahkan Polda NTT ke Kejaksaan
Polres Manggarai Barat Selidiki Kasus Meninggalnya Dua Wisatawan China di Perairan Pulau Kelor