Warga di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dengan Sejumlah Luka Diduga Dimangsa Babi Hutan
digtara.com -Seorang petani ditemukan meninggal dunia dengan luka-luka serius yang diduga akibat serangan babi hutan.
Baca Juga:
Korban diketahui berinisial MB alias L (50), seorang petani asal Dusun Likong Gete, Desa Likong Gete, Kecamatan Talibura.
Ia ditemukan tak bernyawa di areal kebun mete sekitar pukul 11.00 Wita, hanya beberapa jam setelah berangkat seorang diri untuk berburu.
Peristiwa memilukan itu bermula sekitar pukul 07.00 Wita. Pagi itu, korban tengah menikmati secangkir kopi bersama adiknya di rumah.
Ketenangan pagi mendadak berubah ketika gonggongan anjing peliharaan korban terdengar keras dari arah kebun.
Baca Juga:Menduga anjingnya sedang mengejar babi hutan, korban tanpa berpikir panjang mengambil perlengkapan berburu berupa parang, tombak, dan senapan angin.
Dengan langkah cepat ia menuju sumber suara gonggongan yang berada sekitar 500 meter dari rumahnya. Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali.
Adiknya yang semula menunggu di rumah mulai merasa cemas ketika waktu terus berjalan tanpa kabar.
Menjelang pukul 11.00 Wita, ia memutuskan menyusul ke arah kebun untuk mencari keberadaan sang kakak.
Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan anjing milik korban. Hewan itu seolah menunjukkan arah tertentu. Mengikuti nalurinya, saksi membuntuti langkah anjing hingga tiba di lokasi yang menjadi awal dari kabar duka.
Tubuhnya mengalami sejumlah luka yang diduga kuat akibat gigitan babi hutan.
Saksi yang syok atas temuan tersebut segera berlari kembali ke rumah untuk memberitahukan keluarga.
Tangis keluarga pun pecah ketika kabar meninggalnya korban menyebar ke warga sekitar.
Baca Juga:Laporan kejadian kemudian diterima oleh Polsek Waigete. Personel kepolisian segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan tempat kejadian perkara, mengumpulkan bahan keterangan, serta berkoordinasi dengan tenaga medis Puskesmas Watubaing.
Proses identifikasi dipimpin Kasubsektor Nebe, Aiptu Sadryanto bersama Kaur Identifikasi Polres Sikka, Aipda Kristoforus Suri.
Sementara itu, pemeriksaan luar terhadap jenazah dilakukan oleh dokter Puskesmas Watubaing, Servasius Suwaldus Situ, didampingi tenaga perawat setempat.
Hasil pemeriksaan medis menemukan adanya sejumlah luka gigitan pada tubuh korban yang diduga berasal dari serangan babi hutan.
Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban meninggal setelah mengalami serangan satwa liar ketika sedang berburu seorang diri.
Baca Juga:Saat aparat kepolisian dan tim INAFIS tiba di lokasi, jenazah korban telah lebih dahulu dievakuasi oleh keluarga menuju rumah duka untuk disemayamkan.
Meski demikian, seluruh prosedur kepolisian tetap dilaksanakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pendataan saksi-saksi, dokumentasi, hingga pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Pihak keluarga kemudian menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Penolakan tersebut disampaikan secara resmi melalui surat pernyataan yang ditandatangani keluarga, dengan alasan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Dusun Wailamung, Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, untuk selanjutnya dimakamkan sesuai prosesi adat dan keagamaan keluarga.
Babi hutan dikenal memiliki naluri menyerang ketika merasa terpojok atau terancam, sehingga aktivitas berburu maupun memasuki kawasan hutan perlu dilakukan dengan kewaspadaan tinggi dan memperhatikan faktor keselamatan.
Di sisi lain, respons cepat aparat Polsek Waigete bersama Tim INAFIS Polres Sikka dalam menangani kejadian tersebut memastikan seluruh proses penanganan berlangsung sesuai prosedur, meskipun keluarga korban memilih untuk tidak dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai sebuah musibah.
Bentrokan di Heopuat-Sikka, Satu Warga Tewas dan Satu Korban Kritis
Pamit Cari Pakan Ternak Babi, Warga Kabupaten Sikka Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Asam
Rumah Warga Kabupaten Sikka Hangus Terbakar Saat Penghuni Masih Tidur
Polres Sikka Gerebek Judi Di Pasar, Pelaku Kabur Saat Polisi Datang
Tiga Bulan Terakhir Polres Sikka Ungkap Enam Kasus BBM