Kamis, 03 September 2026

Berkelahi Karena Mabuk Miras, Delapan Remaja di Kupang Sepakat Berdamai

Imanuel Lodja - Kamis, 16 Juli 2026 10:30 WIB
Berkelahi Karena Mabuk Miras, Delapan Remaja di Kupang Sepakat Berdamai
ist
Remaja pria yang berkelahi sepakat berdamai di Polsek Maulafa

digtara.com -Delapan remaja pria di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang terlibat perkelahian pada Minggu (12/7/2026) petang.

Baca Juga:

Penyebabnya karena konsumsi minuman keras (Miras) hingga beberapa dari mereka mabuk.

Polisi pun turun tangan memediasi. Pertemuan di Polsek Maulafa berujung perdamaian antar kelompok remaja ini pada Senin (13/7/2026)

Kapolsek Maulafa, AKP Marthen Luter Peterson Riwu menjelaskan, kejadian berawal pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.

Saat itu, tiga orang anak remaja berinisial AF, VN, dan GT sedang duduk di depan salah satu kios di Kelurahan Sikumana.

Kemudian datang lima orang anak remaja lainnya, masing-masing RB, ST, GM, dan YB, dalam keadaan mabuk pasca konsumsi Miras.

Baca Juga:
"Terjadi perselisihan yang memicu perkelahian antar anak-anak dari kedua belah pihak," ujar AKP Peterson Riwu, di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2026).

Mendapat laporan dari warga sekitar, personel Piket SPKT Polsek Maulafa segera mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan anak remaja yang terlibat perkelahian ke Mapolsek Maulafa.

Setelah dilakukan pembinaan oleh personel piket dan kemudian menghubungi orang tua dari kedua belah pihak yang bertikai.

Setelah itu kedua pihak dipertemukan dan dimediasi oleh personel piket dengan didampingi orang tua masing-masing.

"Mediasi berjalan lancar. Para pihak sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan," jelas AKP Peterson Riwu.

Kesepakatan damai tersebut dicantumkan dalam surat pernyataan damai yang ditandatangani oleh semua anak remaja yang bertikai, orang tua masing-masing, dan disaksikan oleh Ketua RT 025, Salmon Lomabi, selaku perwakilan pemerintah setempat.

Dalam kesepakatan tersebut dicantumkan catatan bahwa jika di kemudian hari terulang kejadian yang sama, maka pelakunya siap diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kapolsek Maulafa, mengapresiasi langkah cepat dan tepat personel piket SPKT Polsek Maulafa yang mengedepankan pendekatan dialogis dan kekeluargaan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pria di TTS Modus Jual Ikan Sambil Jalankan Judi Online

Pria di TTS Modus Jual Ikan Sambil Jalankan Judi Online

Nelayan di Kabupaten Kupang Temukan Mayat Pria di Perairan Oeteta

Nelayan di Kabupaten Kupang Temukan Mayat Pria di Perairan Oeteta

Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan

Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan

Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan

Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan

Warga Keluhkan Bunyi Musik Hingga Dinihari, Kapolsek Maulafa Langsung Turun ke Lokasi

Warga Keluhkan Bunyi Musik Hingga Dinihari, Kapolsek Maulafa Langsung Turun ke Lokasi

Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan

Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan

Komentar
Berita Terbaru