Satresnarkoba Polres Sumba Timur Intensifkan Pencegahan Narkoba
digtara.com -Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan edukasi kepada generasi muda.
Baca Juga:
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 pemuda gereja dari berbagai jemaat GPDI se-Pulau Sumba.
Seluruh peserta antusias mengikuti materi yang disampaikan sebagai bekal untuk memahami bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat komitmen menjadi pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan masing-masing.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata yang hadir sebagai narasumber utama menegaskan bahwa pemuda merupakan garda terdepan dalam menjaga masa depan bangsa sehingga harus memiliki pemahaman yang kuat untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Disebutkan bahwa pemuda gereja memiliki peran yang sangat strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Baca Juga:Melalui kegiatan sosialisasi ini, pihaknya ingin membekali para peserta dengan pengetahuan mengenai jenis-jenis NAPZA, dampak buruk yang ditimbulkan, konsekuensi hukumnya, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila menghadapi ajakan atau bujukan untuk menggunakan narkoba.
"Kami berharap para pemuda dapat menjadi pelopor dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan narkoba di lingkungan keluarga, gereja, sekolah maupun masyarakat sehingga bersama-sama kita dapat mewujudkan Tanah Marapu Bersih Narkoba," ujar Iptu I Gede Putu Parwata.
Dalam pemaparannya, Satresnarkoba Polres Sumba Timur juga menyoroti semakin kompleksnya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Berbagai modus yang memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial menjadi tantangan yang harus diwaspadai bersama.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab.
Seluruh pertanyaan dijawab secara langsung oleh tim Satresnarkoba sehingga para peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Menurutnya, sinergi antara gereja dan Polri menjadi langkah penting dalam membangun karakter generasi muda yang kuat, beriman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta mengikrarkan deklarasi "Pemuda Gereja Se-Sumba Tolak Narkoba" yang menjadi implementasi dari tagline Satresnarkoba Polres Sumba Timur, "Tanah Marapu Bersih Narkoba."
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran Satresnarkoba serta pembagian stiker agen P4GN kepada para peserta.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Sumba Timur berkomitmen untuk terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di sekolah, kampus, komunitas, maupun rumah ibadah sebagai langkah preventif dalam mewujudkan Tanah Marapu yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga:
Semester Pertama 2026, Polda NTT Ungkap 22 Kasus Narkoba
Rote Ndao Punya Kampung Bebas Narkoba
Polres Sumba Timur Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Padadita
Antisipasi Peredaran Narkoba di Tapal Batas, Polres Belu Deteksi Melalui Jasa Pengiriman Paket
Ditresnarkoba Polda NTT Supervisi Jelang Lomba Kampung Bebas Narkoba Tingkat Nasional