Kamis, 13 Agustus 2026

Dampak Kematian Dokter Icha, Polisi Intensifkan Penyelidikan Dan Warga Gelar Aksi Seribu Lilin

Imanuel Lodja - Minggu, 28 Juni 2026 11:01 WIB
Dampak Kematian Dokter Icha, Polisi Intensifkan Penyelidikan Dan Warga Gelar Aksi Seribu Lilin
ist
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote

digtara.com -Kematian dokter Elisa P. Utami Pakaenoni alias dokter Icha yang diduga akibat intimidasi tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berbuntut panjang.

Baca Juga:

Polres TTU turun tangan dengan mengintensifkan penyelidikan terkait dugaan intimidasi terhadap seorang dokter yang kemudian meninggal dunia dan menjadi perhatian masyarakat.

Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan dengan mengedepankan alat bukti serta keterangan para saksi.

Baca Juga:

"Hari ini proses pengambilan keterangan terhadap para saksi masih berlangsung. Penyidik terus bekerja mengumpulkan fakta-fakta untuk membuat terang peristiwa ini. Hasil pemeriksaan para saksi nantinya akan kami laporkan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai," ujar AKBP Eliana Papote pada Sabtu (27/6/2026).

Kapolres menjelaskan, penyidik memeriksa saksi-saksi yang bertugas bersama korban saat piket di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada hari kejadian untuk melengkapi proses penyelidikan.

Penyidik juga berkoordinasi dengan pihak RS Leona Kefamenanu untuk memperoleh rekam medis terkait kondisi kesehatan dan kejiwaan dokter Icha selama menjalani perawatan pascakejadian.

Baca Juga:

Tak hanya itu, Polres TTU juga segera memanggil tiga anggota DPRD Kabupaten TTU untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan intimidasi terhadap almarhumah.

"Kami berkoordinasi juga dengan ahli pidana dan ahli psikologi guna mengkaji apakah dugaan intimidasi tersebut memenuhi unsur tindak pidana atau tidak. Semua dilakukan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Kapolres.

Disamping proses penyelidikan, Polres TTU terus mengedepankan langkah-langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Baca Juga:
Polisi telah melakukan pendekatan kepada keluarga almarhumah agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan balasan.

Koordinasi juga dilakukan dengan Ketua DPRD TTU terkait laporan keluarga kepada Badan Kehormatan DPRD, serta dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten TTU guna mengetahui perkembangan dan respons organisasi profesi terhadap peristiwa tersebut.

Polres TTU melakukan komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan agar tidak memanfaatkan isu tersebut sebagai dasar melakukan aksi yang berpotensi mengganggu keamanan.

Baca Juga:
Aksi Depan Gedung Dewan TTU

Kapolres mengungkapkan bahwa pada Sabtu (27/6/2026) pukul 17.30 WITA, dilaksanakan doa bersama dan aksi bakar lilin di depan kantor DPRD Kabupaten TTU sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya dr. Icha.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten TTU bersama rekan-rekan tenaga kesehatan dengan diikuti ratusan peserta.

Informasi tersebut diperoleh Polres TTU melalui koordinasi dengan Ketua IDI Kabupaten TTU.

Baca Juga:

Menyikapi rencana kegiatan tersebut, Polres TTU melaksanakan pengamanan secara maksimal sehingga seluruh rangkaian doa bersama dan aksi bakar lilin berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

"Kami menghormati penyampaian aspirasi maupun ungkapan belasungkawa masyarakat sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku," kata AKBP Eliana Papote.

Selain menyiagakan personel pengamanan, Polres TTU juga meningkatkan patroli di sekitar kediaman keluarga almarhumah maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Baca Juga:

Patroli siber juga terus dilakukan untuk memantau perkembangan informasi di media sosial serta mengantisipasi penyebaran informasi yang berpotensi memicu konflik.

Kapolres TTU mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mempercayakan proses penanganan perkara ini kepada Polres TTU. Kami berkomitmen menyelesaikan kasus ini secara profesional, transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas AKBP Eliana Papote.

Baca Juga:
Polres TTU memastikan akan terus mengawal setiap tahapan penyelidikan hingga tuntas, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Timor Tengah Utara agar tetap aman dan kondusif.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru