Mahasiswi USU Ditemukan Meninggal di Kos, Kampus Pastikan Penyelidikan Berjalan
digtara.com - Seorang mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial VJEB (18) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Pajak USU, Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Minggu (27/9/2026).
Baca Juga:
VJEB diketahui merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU, Program Studi Sastra Inggris, stambuk 2026. Setelah kejadian tersebut, jenazah korban dibawa keluarga ke kampung halamannya di Kota Langsa, Aceh.
USU Sampaikan Belasungkawa
Pihak USU menyampaikan duka cita atas meninggalnya VJEB. Manajer Humas dan Promosi USU, Irsan Mulyadi, mengatakan pihak kampus menghormati proses penanganan yang dilakukan aparat kepolisian."Universitas menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah serta seluruh pihak yang merasa kehilangan. USU berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," ujar Irsan kepada SuaraSumut.id, Senin (28/9/2026).
Irsan mengatakan pihak kampus tidak ingin mendahului hasil penyelidikan aparat kepolisian mengenai penyebab meninggalnya mahasiswi tersebut.
USU Telusuri Lingkungan Pergaulan Korban
Selain menghormati proses penyelidikan kepolisian, USU telah melakukan penelusuran internal dengan meminta keterangan dari sejumlah rekan serta lingkungan pergaulan VJEB selama berada di kampus.Baca Juga:
"Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi perundungan atau bullying yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," ungkap Irsan.
Meski demikian, USU menyatakan akan menindaklanjuti setiap fakta yang ditemukan dalam proses penyelidikan.
USU Siap Bertindak Jika Ditemukan Pelanggaran
USU menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika.Irsan mengatakan universitas akan mengambil tindakan apabila hasil penyelidikan dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan menunjukkan adanya perundungan yang melibatkan sivitas akademika USU.
"Apabila berdasarkan hasil penyelidikan dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kemudian ditemukan adanya indikasi perundungan yang melibatkan sivitas akademika USU, universitas akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku," tegas Irsan.
USU Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi
USU juga mengimbau sivitas akademika dan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kematian VJEB.Pihak kampus meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan dan tidak menarik kesimpulan sebelum proses tersebut selesai.
"USU akan terus menghormati proses hukum yang berlangsung dan, apabila diperlukan, memberikan dukungan serta informasi yang relevan kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Irsan.
Baca Juga:
Versi ini sengaja tidak menyimpulkan penyebab kematian maupun mengaitkannya dengan bullying karena pihak kampus menyatakan penyelidikan masih berlangsung.
Hilang 11 Hari, Udin Cantik Saragih Ditemukan Tewas Membusuk di Pemakaman Muslim Tebing Tinggi
Kemnaker Latih Penyandang Disabilitas agar Siap Kerja, Perusahaan Wajib Penuhi Kuota
Lansia di Takari-Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Hutan Dalam Kondisi Tubuh Tidak Utuh
Pria di Ngada Ditemukan Dalam Bengkel dalam Kondisi Membusuk
Pencari Rumput Temukan Mayat Pria Membusuk di Bangunan Kosong Tebing Tinggi
Karyawati Rumah Makan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian
Komjen Pol Rudi Darmoko Berikan Penghargaan Delapan Kapolres Jajaran Polda NTT
Gratis dan Penuh Fasilitas, IPHI Rembang Tambah Praktik Manasik Haji 2027
Kemnaker Buka Seleksi Hakim Ad Hoc PHI 2026, Pendaftaran hingga 22 November
OPPO Reno X Dirumorkan Hadir dengan Layar 16:9, Bodinya Lebar hingga 85 mm
Berkas P21, Tersangka Persetubuhan Pada Anak di Rote Ndao Diserahkan ke Kejaksaan
Lagi, 33 Sumur Bor di NTT Diresmikan Kalemdiklat Polri