Rabu, 12 Agustus 2026

Di Kupang, Aktivis dan Dukcapil Bantu Lansia ODGJ Rekam e-KTP untuk Berobat

Imanuel Lodja - Minggu, 28 Juni 2026 09:35 WIB
Di Kupang, Aktivis dan Dukcapil Bantu Lansia ODGJ Rekam e-KTP untuk Berobat
ist
Lansia ODGJ di Kupang akhirmya bisa berobat setelah melakukan perekaman E-KTP dibantu Dinas Dukcapil Kota Kupang dan Emilia

digtara.com -EO alias Elias, seorang pria Lanjut Usia (Lansia) yang juga warga Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang menderita gangguan jiwa sejak bebera0a waktu lalu.

Baca Juga:

Ia terkendala kartu identitas ketika hendak berobat di rumah sakit.

Ia pun sudah menjalani perekaman e-KTP sehingga bisa mendapatkan pengobatan lebih lanjut di rumah sakit.

Perekaman ini dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kupang pada Jumat (26/6/2025).

Perekaman berlangsung dilakukan di salah satu rumah tetangga terdekat karena akses ke rumah kakek tersebut memang sulit dilakukan dengan alat-alat perekaman e-KTP.

Emilia Bubu, pegiat kemanusiaan dan pemerhati psikososial mengungkapkan tujuan perekaman e-KTP ini agar kakek tersebut bisa mendapat perawatan di rumah sakit

Baca Juga:
"Karena untuk BPJS ada sebenarnya tapi tidak tau sudah di mana. Sementara NIK dalam KK masih aktif tapi KTPnya yang sudah tidak ada maka saya minta perekaman e-KTP," ujarnya pada Sabtu (27/6/2026).

Perekaman ini bisa dilakukan bermula dari pendekatan yang telah ia lakukan jauh hari sebelumnya.

Awalnya Emilia diberitahukan oleh Ketua RT setempat mengenai kondisi pria kelahiran 1952 yang telah hidup sebatang kara selama ini.

Emilia pun memberanikan diri untuk mendekati dan mulai memberi perawatan semampunya.

Pertemuan Emilia dengan kakek ini terjadi pada Desember tahun lalu dan berlanjut hingga akhirnya perekaman e-KTP itu bisa terjadi.

"Karena dia suka makan sirih pinang jadi saya masuknya dengan sirih pinang. Jadi besoknya saya datang lagi bawa bibit jagung untuk dia tanam, bawa lagi sirih pinang dan akhirnya bisa berteman dengan dia," ungkap dia.

Emilia pun bisa mencukur rambut Lansia tersebut sehingga lebih rapi.

Sebelumnya pria tua tersebut tinggal dalam sebuah gubuk kecil dengan kondisi tak terurus.

Pekerjaannya sehari-hari mengumpulkan barang bekas atau sampah sehingga kondisi tempat tinggalnya sulit dijabarkannya dengan kata-kata lagi.

Ia harus membersihkan rumah itu hingga mengumpulkan 2 mobil pikap berisi sampah atau barang-barang yang tak layak pakai.

Baca Juga:
Perkembangan lansia itu sempat tak ia pantau karena Emilia sempat sakit beberapa saat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Resah Dengan Keributan Penghuni Hotel di Kupang, Polisi Turun Tangan

Warga Resah Dengan Keributan Penghuni Hotel di Kupang, Polisi Turun Tangan

Kapolres Kupang Terima Berbagai Masukan dari Aktivis Perempuan dan Anak

Kapolres Kupang Terima Berbagai Masukan dari Aktivis Perempuan dan Anak

Korban Penganiayaan di Kupang Ditolong Polisi Saat Patroli Lampu Biru

Korban Penganiayaan di Kupang Ditolong Polisi Saat Patroli Lampu Biru

Kawasan TWAL Teluk Kupang Ditanami Ratusan Anakan Mangrove

Kawasan TWAL Teluk Kupang Ditanami Ratusan Anakan Mangrove

Perdana Digelar, Pekan Alkitab di Kota Kupang Dibanjiri Pengunjung

Perdana Digelar, Pekan Alkitab di Kota Kupang Dibanjiri Pengunjung

Kurang Dari 24 Jam, Jatanras Polresta Kupang Kota Bekuk Pelaku Jambret

Kurang Dari 24 Jam, Jatanras Polresta Kupang Kota Bekuk Pelaku Jambret

Komentar
Berita Terbaru