Casis Polri Panda Polda NTT Diberi Terapi USEFT
digtara.com -Proses seleksi penerimaan terpadu Polri tahun 2026 segera berakhir.
Baca Juga:
Disela-sela kegiatan akhir saat pemeriksaan administrasi akhir, bagian psikologi Biro SDM Polda NTT memberikan terapi kesehatan mental bagi calon siswa (Casis) Polri.
Latihan Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) atau Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique ini digelar di halaman gedung Cempaka kompleks rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang pada Kamis (25/6/2026).
Pelatihan ini diikuti ratusan Casis Bintara, Tamtama, panitia, pengawas bahkan penjaga kantin.
Kegiatan ini dihadirkan sebagai pola pendekatan baru dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri melalui latihan kesehatan mental dan pengelolaan emosi.
Baca Juga:Kegiatan itu digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara tahun 2026.
Latihan itu dipandu sejumlah tim konselor USEFT Polda NTT seperti Penda TK. I Velmi Langkameng, Penda Dorkas Loin, Bripka Naaking A.L. Blegur (yang memimpin terapi), Bripda Yoseph Alexander Rewo dan Bripda Barly Renaldy Lasa.
Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 serta mendukung terwujudnya sumber daya manusia Polri yang unggul, sehat mental, dan siap menghadapi setiap tahapan seleksi penerimaan.
Terapi ini juga sebagai bentuk upaya preventif dan promotif dalam menjaga kesehatan mental para Casis yang sedang menghadapi berbagai tekanan psikologis selama proses seleksi, seperti kecemasan, ketakutan gagal, keraguan terhadap kemampuan diri, stres, overthinking, serta tekanan dari lingkungan maupun keluarga.
Kegiatan diawali dengan pemberian edukasi mengenai pentingnya kesehatan mental dalam menghadapi proses seleksi yang kompetitif.
Peserta kemudian melakukan identifikasi terhadap berbagai emosi negatif yang dirasakan, antara lain kecemasan menghadapi seleksi, ketakutan gagal, keraguan terhadap kemampuan diri, tekanan harapan keluarga, rasa minder, serta pikiran-pikiran negatif lainnya.
Para konselor melakukan proses identifikasi emosi (Qualification) dan peserta mengikuti sesi Exercise Terapi USEFT.
Selain itu ada release Negative Emotions, Check Therapy Result, Charging, Locking dan Sealing.
Dalam proses tersebut, peserta diajak menerima kondisi dirinya dengan ikhlas, melepaskan berbagai emosi negatif, memperkuat keyakinan diri, serta membangun optimisme dan ketenangan batin melalui pendekatan spiritual.
Baca Juga:Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib, penuh perhatian, dan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama proses terapi berlangsung.
Beberapa Casis mengaku setelah mengikuti terapi, ada penurunan tingkat kecemasan dan ketegangan psikologis.
"Saya merasa lebih tenang, rileks, dan nyaman dalam menghadapi tahapan seleksi," ujar Mey, salah satu Casis Bintara Polri.
Peserta lain mengaku kalau mereka mengalami peningkatan rasa percaya diri dan keyakinan terhadap kemampuan diri.
Polri Mutasi Ribuan Personil, Sejumlah PJU Polda NTT Dan Beberapa Kapolres Juga Dimutasi
Polda NTT Gelar Bhakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke 80
Belasan Tahanan Polres TTS Jalani Terapi Pemuilihan Kesehatan Mental
Terapi USEFT Polres Rote Ndao Menyasar Tahanan dan Warga Binaan di Lapas Rote Ndao
Usai Pesta, Empat Anggota Brimob di Labuan Bajo Terluka Diduga Ditikam Oknum Anggota TNI