Kamis, 13 Agustus 2026

Bukan karena RAM! Ini Yang Bikin Harga Laptop Windows Terancam Naik

Arie - Kamis, 13 Agustus 2026 18:31 WIB
Bukan karena RAM! Ini Yang Bikin Harga Laptop Windows Terancam Naik
Tampilan Windows 11. (Microsoft)

digtara.com -Harga laptop Windows diprediksi kembali mengalami kenaikan secara global dalam waktu dekat. Kenaikan tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan RAM atau komponen perangkat keras, melainkan perubahan biaya lisensi sistem operasi Windows yang dibebankan kepada produsen laptop.

Baca Juga:

Sebelumnya, industri PC memang menghadapi tekanan akibat meningkatnya permintaan komponen memori seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kondisi tersebut turut mendorong harga RAM dan memori PC.

Namun, kali ini faktor yang berpotensi membuat harga laptop naik berasal dari sisi perangkat lunak.

Microsoft Naikkan Harga Lisensi Windows untuk Produsen Laptop

Mengutip TechPowerUp, potensi kenaikan harga laptop berkaitan dengan perubahan kebijakan Microsoft terhadap lisensi Windows untuk produsen komputer atau Original Equipment Manufacturer (OEM).

Berdasarkan laporan media Taiwan UDN, Microsoft telah mengirimkan pemberitahuan kepada para mitra manufakturnya terkait perubahan biaya lisensi Windows.

Tarif lisensi yang dibebankan kepada produsen dilaporkan meningkat sekitar 7 persen hingga 10 persen.

Baca Juga:
Kenaikan tersebut dinilai cukup signifikan dibandingkan penyesuaian tarif pada tahun-tahun sebelumnya. Microsoft memang diketahui secara berkala melakukan penyesuaian biaya lisensi Windows, tetapi kenaikannya biasanya berada pada tingkat yang lebih rendah.

Besaran biaya secara pasti tidak diketahui karena Microsoft menerapkan kontrak yang berbeda dengan setiap produsen.

Produsen Besar Bisa Mendapat Harga Lisensi Lebih Kompetitif

Produsen laptop dengan volume produksi besar seperti Dell, HP, ASUS, dan Acer diperkirakan memiliki posisi negosiasi yang lebih kuat.

Skala produksi yang tinggi memungkinkan perusahaan besar mendapatkan kesepakatan lisensi yang lebih kompetitif dibandingkan produsen dengan kapasitas produksi lebih kecil.

Sebaliknya, produsen yang menjual laptop dalam jumlah lebih sedikit berpotensi merasakan dampak kenaikan biaya lisensi secara lebih besar.

Meski besaran dampaknya dapat berbeda antara satu produsen dan lainnya, kenaikan biaya lisensi tersebut berpotensi memengaruhi harga perangkat Windows di pasar.

Harga Laptop Windows Berpotensi Ikut Naik

Kenaikan biaya lisensi pada akhirnya dapat menjadi tambahan beban bagi produsen laptop. Biaya tersebut berpotensi diperhitungkan ke dalam harga jual perangkat kepada konsumen.

Dengan demikian, harga laptop Windows dan komputer desktop berbasis Windows berpotensi menjadi lebih mahal dalam waktu dekat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi konsumen yang sedang merencanakan pembelian laptop baru, terutama jika produsen mulai memasukkan kenaikan biaya lisensi ke dalam harga perangkat.

Microsoft sendiri disebut tengah melakukan investasi besar pada pengembangan perangkat lunak. Perusahaan terus melakukan pembaruan terhadap Windows 11 untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memperbaiki sejumlah persoalan pada pembaruan sebelumnya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
5 Merek Laptop Terbaik 2026 yang Paling Dipercaya di Indonesia

5 Merek Laptop Terbaik 2026 yang Paling Dipercaya di Indonesia

4 Tips Meeting Online Lebih Profesional dengan Windows Studio Effects

4 Tips Meeting Online Lebih Profesional dengan Windows Studio Effects

ASUS ExpertBook Ultra Resmi Hadir, Laptop Flagship untuk Profesional dan Korporasi

ASUS ExpertBook Ultra Resmi Hadir, Laptop Flagship untuk Profesional dan Korporasi

Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Murah Ryzen 5 dengan RAM Upgrade hingga 32GB

Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Murah Ryzen 5 dengan RAM Upgrade hingga 32GB

5 Rekomendasi Laptop untuk AutoCAD Harga Miring, Cocok untuk Mahasiswa Teknik

5 Rekomendasi Laptop untuk AutoCAD Harga Miring, Cocok untuk Mahasiswa Teknik

5 Tablet RAM 16 GB Terbaik untuk Produktivitas dan Multitasking, Cocok Jadi Pengganti Laptop

5 Tablet RAM 16 GB Terbaik untuk Produktivitas dan Multitasking, Cocok Jadi Pengganti Laptop

Komentar
Berita Terbaru