Ratusan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Ruteng Diberi Terapi Kesehatan Mental
digtara.com - Polres Manggarai menggelar kegiatan terapi kesehatan mental massal dengan metode Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) bagi 150 warga binaan di Rutan Kelas IIB Ruteng, Rabu (24/6/2026).Kegiatan ini untuk mendukung program kerja Kapolda NTT bertajuk "NTT Penuh Kasih" sekaligus menyambut hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026,
Baca Juga:
Terapi kesehatan mental ini merupakan kepedulian Polri terhadap kesehatan psikologis warga binaan sebagai bagian dari pembinaan yang humanis.
Melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek spiritual, pikiran, tubuh, dan pengendalian emosi, metode USEFT diharapkan mampu membantu warga binaan mengelola tekanan psikologis, menjaga keseimbangan emosi, serta menumbuhkan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan.
Sebelum pelaksanaan terapi, para konselor memberikan pemahaman mengenai sejarah lahirnya metode USEFT, manfaat terapi, serta tujuan kegiatan.
Selanjutnya dilakukan kontrak atau kesepakatan bersama antara konselor dan seluruh peserta sebagai bentuk komitmen untuk mengikuti setiap tahapan terapi secara sungguh-sungguh sehingga hasil yang diperoleh dapat lebih optimal.
Baca Juga:Selama proses terapi berlangsung, seluruh warga binaan mengikuti setiap tahapan dengan penuh antusias, tertib, dan khidmat.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan semangat pembinaan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan.
Usai mengikuti terapi, dua orang perwakilan warga binaan menyampaikan testimoni bahwa mereka merasakan perubahan kondisi psikologis menjadi lebih tenang, damai, dan mampu mengendalikan emosi dengan lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada Polda NTT dan Polres Manggarai atas perhatian yang diberikan melalui program terapi kesehatan mental tersebut.
Para warga binaan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai memberikan manfaat besar dalam menjaga stabilitas mental dan emosional, sehingga dapat mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.
Menurutnya, kesehatan mental merupakan bagian penting dalam proses pembinaan untuk membentuk karakter yang lebih positif dan produktif.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Manggarai berkomitmen menjadikan setiap rangkaian kegiatan sebagai refleksi dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri di berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Semangat pengabdian tersebut diwujudkan melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga kehadiran Polri benar-benar mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta membawa manfaat nyata bagi seluruh warga.
Seluruh rangkaian kegiatan terapi kesehatan mental massal berlangsung selama kurang lebih satu jam dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Baca Juga:Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi Polres Manggarai dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat secara mental, sejalan dengan semangat NTT Penuh Kasih dan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kesalahpahaman Berujung Damai, Anggota Brimob dan TNI Di Manggarai Barat Saling Memaafkan
Alasan Kesehatan, Lansia Pelaku Pemerkosaan Dua Bocah di Manggarai Barat Diperiksa di Rumah
Hampir Dua Pekan disemayamkan di Manggarai Barat, Jenazah Dua WNA Austria Diberangkatkan ke Denpasar
Belajar Dari Insiden Meninggalnya WNA Austria di Lokasi Wisata, Polisi-Warga di Manggarai Barat Intensifkan Sidak di Lokasi Wisata
Fasilitas Rusak, Akses ke Lokasi Wisata Alam Danau Sano Limbung-Manggarai Barat Ditutup Sementara