IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham
digtara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin (22/6/2026), meskipun investor tetap diminta mewaspadai potensi koreksi jangka pendek.
Baca Juga:
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.328 hingga 6.545. Namun demikian, peluang koreksi ke kisaran 6.127 hingga 6.161 tetap perlu dicermati," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Berdasarkan analisis teknikal, Herditya memproyeksikan level support IHSG berada di area 5.784 dan 5.594, sementara level resistance berada pada 6.286 dan 6.459.
Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati, yaitu BUVA, EMAS, ESSA, dan GGRM.
Pandangan serupa disampaikan Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Menurutnya, peluang penguatan IHSG masih terbuka selama indeks mampu bertahan di atas level support utama.
Baca Juga:"Jika support 6.007 tetap terjaga, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan menuju level 6.545. Namun apabila level tersebut ditembus ke bawah, indeks berisiko memasuki fase koreksi," kata Ivan.
Ivan memperkirakan IHSG bergerak pada rentang support 6.007, 5.722, 5.519, dan 5.314. Sementara itu, level resistance diperkirakan berada di area 6.312, 6.545, 6.835, hingga 7.207.
Adapun saham yang direkomendasikan Binaartha Sekuritas untuk diperhatikan investor meliputi BMRI, BRPT, dan TLKM.
Pada perdagangan Jumat (19/6/2026), IHSG ditutup menguat tipis 4,79 poin atau 0,08 persen ke level 6.177.
Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp25,76 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 31,68 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,73 juta kali.
Catatan: Informasi ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor dengan mempertimbangkan profil risiko dan tujuan investasinya.
IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil, Pasar Menanti Hasil Review MSCI
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Investor Tetap Waspadai Aksi Profit Taking
IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan HMSP, INDY, NCKL, dan UNVR
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan AMMN hingga WIFI