Rabu, 12 Agustus 2026

Dokter di Kabupaten TTU Diduga Diintimidasi Oknum Anggota DPRD Hingga Trauma dan Masuk Rumah Sakit

Imanuel Lodja - Sabtu, 20 Juni 2026 14:10 WIB
Dokter di Kabupaten TTU Diduga Diintimidasi Oknum Anggota DPRD Hingga Trauma dan Masuk Rumah Sakit
ist
Keluarga dokter Icha saat diterima pimpinan dan BK DPRD Kabupaten TTU
Setelah situasi dapat dikendalikan, pasien tetap menjalani observasi di RS Leona.

Baca Juga:

Pada Minggu (14/6/2026) petang, saat hendak kembali bertugas, dr. Icha melihat dua orang yang sebelumnya terlibat dalam peristiwa tersebut berada di lingkungan rumah sakit.

Karena masih merasa takut dan tertekan akibat kejadian sebelumnya, dr. Icha memilih kembali ke tempat tinggalnya.

Sekitar pukul 19.00 Wita, teman dokter Icha berusaha menghubungi dr. Icha namun tidak mendapat respons.

Rekannya kemudian mendatangi tempat tinggal dr. Icha dan menemukan yang bersangkutan dalam kondisi lemah.

Dokter Icha kemudian dibawa ke RS Leona untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:
Setelah mendapatkan perawatan, dr. Icha menyampaikan bahwa dirinya masih mengalami ketakutan dan tekanan psikologis akibat bentakan serta perlakuan yang dialaminya saat bertugas di IGD.

Atas peristiwa yang terjadi, pada Selasa 16 Juni 2026, keluarga dr. Icha melalui pamannya, Olis Pakaenoni dan Victor Manbait mendatangi kantor DPRD Kabupaten TTU.

Mereka meminta perlindungan bagi tenaga medis dan menyampaikan keberatan atas tindakan yang diduga dilakukan oleh dua anggota DPRD tersebut.

Keluarga dr. Icha diterima oleh Wakil Ketua I DPRD TTU Polce Naibesi, Ketua Badan Kehormatan DPRD TTU, Maksimus Manehat, dan anggota Badan Kehormatan DPRD TTU, Feliks Anunut.

Dalam pertemuan tersebut, keluarga meminta klarifikasi mengenai identitas dua orang yang sebelumnya mengaku sebagai anggota DPRD.

Menurut keterangan keluarga, pimpinan DPRD membenarkan bahwa kedua orang tersebut merupakan anggota DPRD TTU, yakni Trens Lasakar dari Komisi I dan Robertus Tubani dari Komisi III.

Keluarga dr. Icha meminta pimpinan DPRD dan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten TTU memberikan perlindungan kepada tenaga medis.

Keluarga juga berharap agar memproses persoalan tersebut sesuai mekanisme dan kode etik yang berlaku, serta menjamin rasa aman bagi dr. Icha dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga kesehatan dan ASN.

Hingga Jumat (19/6/2026), dr. Icha masih menjalani perawatan di RS Leona Kefamenanu.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BBM di TTU Langka Hingga Warga Mengantre, Polres TTU Awasi Dugaan Penyalahgunaan

BBM di TTU Langka Hingga Warga Mengantre, Polres TTU Awasi Dugaan Penyalahgunaan

Dua Hari Hilang dari Rumah, Pensiunan ASN di Kabupaten TTU Ditemukan Meninggal Dunia

Dua Hari Hilang dari Rumah, Pensiunan ASN di Kabupaten TTU Ditemukan Meninggal Dunia

Kasusnya Naik Sidik, Penyidik Polda NTT Kembali ke Kabupaten TTU Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Dokter Icha

Kasusnya Naik Sidik, Penyidik Polda NTT Kembali ke Kabupaten TTU Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Dokter Icha

IDI Dan Nakes TTU Kecewa Dengan Rekomendasi BK DPRD TTU

IDI Dan Nakes TTU Kecewa Dengan Rekomendasi BK DPRD TTU

BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

Soroti RSUD Kefamenanu, Kuasa Hukum Anggota DPRD Kabupaten TTU Minta Polisi Dalami Ketersediaan Anti Venom

Soroti RSUD Kefamenanu, Kuasa Hukum Anggota DPRD Kabupaten TTU Minta Polisi Dalami Ketersediaan Anti Venom

Komentar
Berita Terbaru