Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing
Imanuel Lodja - Rabu, 17 Juni 2026 15:38 WIB
net
Ilustrasi.
Polisi kemudian menggali kubur untuk identifikasi dan visum oleh dr. Yuni dari Puskesmas Nunkolo.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Polisi mengamankan barang bukti dari rumah Marni dan dari halaman lokasi jenaxah dimakamkan.
Jenazah bayi tersebut belum cukup umur atau baru berusia enam bulan. Jenazah tidak utuh karena bagian tubuh lain hilang dan kondisi sudah membusuk.
Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen membenarkan kejadian ini.
"Benar, ada kejadiannya," ujar Kapolres saat dikonfirmasi pada Rabu (17/6/2026) di Polda NTT usai pelantikan Wakapolda NTT.
Kapolres menyebutkan kalau kasus ini masih ditangani pihak kepolisian.
Baca Juga:
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas
Pasca Dua Siswi Tenggelam Dalam Bak Penampungan, Polisi dan Warga Desa Sainoni-TTU Pagari Area Cekdam
Rumah Kontrol Daya PLTS di Kabupaten Ngada Terbakar, Ratusan KK Tidak Nikmati Listrik
Tiga Tersangka Untuk Dua Kasus Pencurian Dilimpahkan Polsek Maulafa ke Kejaksaan
Warga Naioni-Kota Kupang Temukan Kerangka Diduga Tulang Manusia
Warga Terganggu, Sepeda Motor Pengguna Knalpot Racing Diamankan Polisi
Komentar
Berita Terbaru
ANTAM dan UBS Melambung Tinggi, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Sabtu 19 September 2026
Dua WNA Tanpa Dokumen Diamankan Polisi di Pelabuhan Bolok-Kupang
Lepas 460 Lulusan, Dekan FH Unissula: Jadilah Pemimpin dan Teladan Penegakan Hukum
Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL
Ditemani Kapolres Sumba Tengah, Kapolres Sumba Barat Melayat ke Rumah Duka Bawa Bantuan
Masalah Asmara Mahasiswa di Kupang Berujung ke Laporan Polisi
Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas