Kamis, 18 Juni 2026

Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing

Imanuel Lodja - Rabu, 17 Juni 2026 15:38 WIB
Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing
net
Ilustrasi.
Marni sempat keluar mencari jenazah bayi tersebut di sekitar rumah namun tidak ditemukan.

Baca Juga:

Karena merasa pusing, ia kemudian masuk ke dalam rumah untuk istirahat.

Keesokan harinya, Sabtu (13/6/2026) pagi sekitar pukul 05.30 Wita, Bernadus hendak ke kamar mandi.

Ia sempat melihat ada anjing di halaman rumahnya yang sementara makan jenazah bayi.

Setelah dari kamar mandi, ia kembali ke rumah dan mencari jenazah bayi tersebut. anjing telah membawa jenazah dari tempat awal ke belakang rumah yang jaraknya kurang lebih 10 meter.

Bernadus mengusir anjing dan memberitahu istri, LN alias Legorina agar melaporkan kepada tokoh adat Petrus Nenomataus soal penemuan jenazah bayi di belakang rumah mereka.

Baca Juga:

Ketika Petrus datang, jenazah bayi dibungkus dengan baju karena kepala, tangan kiri dan bawah perut sudah dimakan anjing.

Lalu Bernadus menguburkan sendiri di belakang rumah karena Petrus ke kebun mengambil pakan ternak.

Sedangkan Marni pagi ke rumah Simon Affi yang merupakan kepala dusun 3 Menu, Desa Nunkolo.

Ia beralasan hendak cas handphone. Marni pun bercerita terus terang kepada Simon kalau jenazah yang ditemukan di belakang rumah Bernadus dan dimakan anjing adalah anaknya yang telah dilahirkan.

Ia mengaku merasa sakit bagian perut dan langsung melahirkan seorang diri. Saat kembali darj dapur, bayi sudah hilang dan dimangsa anjing.

Simon meminta Marni ke rumah ketua RW namun Marni meminta Simon tidak melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Warga kemudian melaporkan kejadian ini kepada anggota Pospol Nunkolo, Polsek Amanatun Selatan pada Selasa (16/6/2026).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru