Rumah Kontrol Daya PLTS di Kabupaten Ngada Terbakar, Ratusan KK Tidak Nikmati Listrik
digtara.com -Sebuah bangunan rumah kontrol daya pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kampung Lopijo, RT 01, Dusun Lopijo A, Desa Heawea, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, terbakar pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.
Baca Juga:
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kejadian ini berdampak pada terhentinya pasokan listrik di seluruh wilayah Desa Heawea.
Akibat kebakaran, sekitar 115 kepala keluarga (KK) serta sejumlah fasilitas umum, di antaranya sekolah, Kantor Desa Heawea, kapela, Pustu dan Posyandu, turut terdampak pemadaman listrik.
Dari kejadian tersebut, kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp 900 juta, meliputi bangunan rumah kontrol daya, 72 unit baterai penampung arus, inverter, panel kontrol, kabel serta sejumlah instalasi kelistrikan lainnya.
Polres Ngada melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dipimpin Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Anselmus Leza.
Baca Juga:Dalam pemeriksaan tersebut, polisi menemukan 72 unit baterai, panel listrik, kabel-kabel dan inverter yang berada di dalam bangunan telah dalam kondisi hangus terbakar.
Sementara itu, panel penangkap sinar matahari yang berada di luar bangunan dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terbakar.
Bangunan rumah kontrol daya tersebut diketahui menggunakan dinding sandwich panel, atap seng dan lantai keramik yang sebagian besar telah mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Polisi juga telah mengamankan TKP dengan memasang garis polisi, mendata para saksi serta mencatat rincian kerugian materiil sebagai bagian dari proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.
Tiga Tersangka Untuk Dua Kasus Pencurian Dilimpahkan Polsek Maulafa ke Kejaksaan
Warga Naioni-Kota Kupang Temukan Kerangka Diduga Tulang Manusia
Warga Terganggu, Sepeda Motor Pengguna Knalpot Racing Diamankan Polisi
Calon Suami Aniaya Calon Istri, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Cabuli Siswi SMP Hingga Belasan Kali, Pria di Alor-NTT Diamankan Polisi