Pelatihan USEFT, Cara Kapolda NTT Bantu anggota Polri Atasi Masalah Mental dan Emosional
Baca Juga:
"Saya sudah mengikuti pelatihannya. Hasilnya luar biasa. Teknik ini sederhana, tidak perlu membuka semua cerita atau masalah kepada orang lain, tetapi mampu membantu seseorang menata emosinya dengan lebih baik," ujarnya.
Kapolda berulang kali mengingatkan para peserta agar tidak memandang pelatihan ini hanya sebagai sarana memperoleh sertifikat.
Menurutnya, sertifikat yang diterima nantinya bukan sekadar bukti telah menyelesaikan pelatihan, melainkan simbol tanggung jawab moral untuk membantu orang lain.
"Sertifikat itu adalah amanah. Amanah untuk menghadirkan manfaat, menebarkan kepedulian, dan menjadi penolong bagi mereka yang membutuhkan pendampingan," tegasnya.
Ia berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang mampu membantu keluarga, rekan kerja, maupun masyarakat yang sedang menghadapi tekanan psikologis.
Baca Juga:
Kapolda juga mengungkapkan visinya untuk membangun gerakan kesehatan mental berbasis kepedulian di Nusa Tenggara Timur.
Ia berharap teknik USEFT tidak hanya dimiliki oleh personel Polri, tetapi juga berkembang di tengah masyarakat luas.
Dalam waktu dekat, Polda NTT berencana menggelar terapi massal bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026.
Kegiatan tersebut akan melibatkan para peserta pelatihan sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
"Ilmu yang kita dapatkan harus diamalkan. Kita ingin menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat NTT," ujarnya.
Kapolda juga menaruh harapan besar kepada para Bhabinkamtibmas agar suatu saat memiliki kemampuan pendampingan emosional berbasis USEFT.
Menurutnya, kehadiran polisi yang mampu membantu menyelesaikan persoalan mental masyarakat akan menjadi kekuatan baru dalam membangun keamanan dan kesejahteraan sosial.
Kapolda menyampaikan pesan bahwa tidak semua pahlawan hadir dengan seragam atau tanda jasa.
Baca Juga:
Tim Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Peran Polri dalam Ketahanan Pangan di NTT
Polda NTT dan Polres Jajaran Salurkan 112 Hewan Kurban untuk Masyarakat
824 Anggota Polri Amankan Kunjungan Wapres ke Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao
Apresiasi Prestasi Siswa di Kabupaten TTS, Kapolda NTT Salurkan Bantuan Transportasi
Diguyur Hujan, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Di Kabupaten Kupang
Purna Tugas, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo Serahkan Jabatan Wakapolda ke Kapolda NTT
Pelatihan USEFT, Cara Kapolda NTT Bantu anggota Polri Atasi Masalah Mental dan Emosional
Karyawan Koperasi di Kabupaten TTS Dipolisikan Karena Kasus Pemerkosaan
Tersangka Kasus Kecelakaan Maut di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan
Motorola Edge 2026 Hadir dengan Layar Super Terang dan Kamera Telefoto 3x
Dua Kasat dan Satu Kapolsek di Sumba Timur Berganti, Kapolres Ingatkan Tantangan Tugas Polri
Dibawa ke Ende, Tersangka Mantan Pejabat Kemensos RI Dijerat Pasal Berlapis
Polda NTT Dukung Penuh Segala Kegiatan Keagamaan dan Siap Beri Pengamanan