Rabu, 20 Mei 2026

Perahu Tenggelam Dihantam Gelombang, Satu Warga Sabu Raiijua Meninggal Dunia dan Dua Lainnya Sekarat

Imanuel Lodja - Rabu, 20 Mei 2026 17:41 WIB
Perahu Tenggelam Dihantam Gelombang, Satu Warga Sabu Raiijua Meninggal Dunia dan Dua Lainnya Sekarat
ist
Perahu Tenggelam Dihantam Gelombang, Satu Warga Sabu Raiijua Meninggal Dunia Dan Dua Lainnya Sekarat

digtara.com -Sebuah perahu ketinting milik Imanuel Lappa, warga Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, NTT tenggelam pada Rabu (20/5/2026) dinihari sekitar pukul 01.00 wita.

Baca Juga:

Ketiga nelayan yang ikut dalam perahu berhasil ditemukan saat pencarian.

Satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya ditemukan selamat namun dalam kondisi sekarat.

Lukas Hada (37), warga Desa Lobohede, Kecamatan Hawu Mehara ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara Ruben Djara (36) dan Imanuel Lappa (37) ditemukan dalam keadaan selamat.

Awalnya pada Selasa, 19 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 Wita, korban Imanuel Lappa bersama dengan Ruben Djara dan Lukas Hada berangkat mencari ikan di perairan Kepala Meting, Desa Lobohede Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua.

Baca Juga:
Mereka melaut menggunakan perahu fiber milik korban Imanuel Lappa.

Kemudian pada Rabu, 20 Mei 2026 dinihari sekitar pukul 01.00 Wita, ketika para korban kembali dari mencari ikan/ melaut, mereka mengalami gangguan cuaca.

Saat mereka tiba di perairan mulut Kepala Meting Uba Dara Popo, perahu tersebut terhantam gelombang besar hingga terbalik dan tenggelam.

Saat kejadian, tidak ada nelayan lain di sekitar lokasi, namun ada warga yang sedang memilah rumput laut di bibir pantai yang berjarak ratusan meter.

Salah satu warga yang melihat kejadian adalah Hendrik Riwu Ratu (46) yang juga warga Desa Lobohede.

Hendrik kemudian menyampaikan peristiwa tersebut kepada Andreas Lappa Ga (adik dari Imanuel Lappa), yang segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk menolong korban.

Sesampainya di lokasi pantai, sudah berkumpul banyak warga Desa Lobohede.

Mereka mendengar suara teriakan minta tolong dari arah laut.

Hendrik Riwu Ratu bersama lima warga lainnya segera menggunakan perahu untuk mencari sumber suara tersebut.

Baca Juga:
Sekitar pukul 02.00 WITA, mereka berhasil menemukan lokasi peristiwa dan mengevakuasi korban Ruben Djara dalam keadaan selamat.

Sekitar pukul 06.00 WITA, upaya pencarian yang dilakukan warga Desa Lobohede membuahkan hasil.

Korban kedua, Lukas Hada, ditemukan terbawa arus ke dekat bibir pantai, tidak jauh dari lokasi perahu terbalik, namun ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.

Kemudian pada pukul 09.00 Wita, korban ketiga, Imanuel Lappa, berhasil ditemukan oleh warga masyarakat bersama anggota Polsek Hawu Mehara.

Saat ditemukan, korban Imanuel Lappa masih selamat namun dalam kondisi sekarat karena kelelahan dan menelan banyak air laut.

Diperoleh informasi kalau perahu yang tenggelam merupakan perahu bantuan dari Dinas Perikanan Pemda Kabupaten Sabu Raijua tahun 2022.

Perahu ketinting I GT tersebut tanpa nama, berbahan fiber serta memakai satu mesin dalam merk Yanmar dengan ukuran kapal panjang sekitar 6 meter dan lebar 1,5 meter.

Diatas perahj tidak ada sarana keselamatan yang layak seperti Life jacket (rompi pelampung) dan ring buoy (pelampung cincin) untuk menjaga tubuh tetap mengapung jika jatuh ke air serta suar (flare)/smoke signal untuk menarik perhatian tim penolong.

Korban meninggal dunia Lukas Hada telah menjalani visum luar oleh dokter Puskesmas Daieko, dr. Indah Kurniawaty Rame.

Hasil diaknosa menunjukkan ada busa dari mulut korban, menandakan adanya cairan masuk ke paru-paru.

Ada pula luka goresan pada kepala korban, mata dan hidung, menandakan benturan akibat benda tajam tak beraturan.

Terdapat kerutan pada kulit jari tangan dan kaki, menandakan korban berada dalam air sudah lebih dari dua jam.

Ada pula darah dari hidung, menandakan penumpukan cairan di otak.

Atas peristiwa tersebut keluarga korban menerimanya sebagai musibah dan dibuatkan surat penolakan otopsi.

Baca Juga:
Selain korban jiwa ada pula kerugian materil yang dialami yakni tenggelamnya perahu fiber senilai Rp. 30.000.000 ditambah mesin Yanmar 1 PK senilai Rp. 20.000.000.

Kulbox 2 buah, peralatan mancing serta handphone milik korban.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Empat Bangunan Pondok Rumput Laut di Sabu Raijua Terbakar

Empat Bangunan Pondok Rumput Laut di Sabu Raijua Terbakar

Pemuda di Sabu Raijua Coba Bunuh Diri Dengan Pisau Hingga Usus Terburai dan Luka Pada Leher dan Perut

Pemuda di Sabu Raijua Coba Bunuh Diri Dengan Pisau Hingga Usus Terburai dan Luka Pada Leher dan Perut

IRT di Sabu Raijua Diperkosa Pria Mabuk Miras Hingga Pendarahan Hebat

IRT di Sabu Raijua Diperkosa Pria Mabuk Miras Hingga Pendarahan Hebat

Masalah Hutang Anggota Polres Sabu Raijua Dengan Warga Diselesaikan Secara Damai

Masalah Hutang Anggota Polres Sabu Raijua Dengan Warga Diselesaikan Secara Damai

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Sabu Raijua Tikam Rekannya Hingga Kritis

Tidak Terima Ditegur, Pemuda di Sabu Raijua Tikam Rekannya Hingga Kritis

Pelaku Beroperasi Sejak Tahun Lalu, Polres Sabu Raijua Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM

Pelaku Beroperasi Sejak Tahun Lalu, Polres Sabu Raijua Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM

Komentar
Berita Terbaru