Usai Bertengkar Dengan Suami, IRT di Kabupaten TTU Ditemukan Gantung Diri Dengan Akar Pohon
Baca Juga:
Dukun mengatakan kalau korban hanya menghilang sebentar, dan nanti akan kembali ke rumah lagi.
Jose pun kembali ke rumah dan menunggu hingga pukul 17.00 wita, namun korban belum juga kembali.
Ia kembali mendatangi dukun yang lain untuk meminta petunjuk, dan dukun menyampaikan kalau korban hanya sembunyi di rumah tetangga untuk sementara waktu.
Hingga pukul 20.00 wita korban tidak pulang ke rumah sehingga Jose mendatangi keluarga korban dan menyampaikan tentang keadaan korban yang menghilang dari rumah.
Baca Juga:Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 08.00 Wita, Jose bersama dengan keluarga korban mencari korban di hutan Oemasi.
Mereka juga menyusuri sebuah kali di hutan Oemasi dan akhirnya Jose menemukan korban telah meninggal dunia dengan posisi gantung diri menggunakan tali hutan (mausak) di pohon (bahasa dawan pohon niko).
Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, Personil Polsek Miomaffo Timur bersama Unit Identifikasi Polres TTU mengevakuasi korban ke RSUD Kefamenanu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan serta memberikan kepastian atas penyebab meninggalnya korban.
Hingga saat ini, Polsek Miomaffo Timur Polres TTU masih melakukan pendalaman melalui pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) serta pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif.
Masyarakat TTU Pertanyakan Kelangkaan BBM Yang Berakibat Antrian di SPBU
Hilang Satu Hari, IRT di Belu Ditemukan Meninggal Dalam Kali Mati
IRT di Sumba Tengah Terlibat Kasus Pembunuhan
BBM di TTU Langka Hingga Warga Mengantre, Polres TTU Awasi Dugaan Penyalahgunaan
Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat