IRT di Sabu Raijua Diperkosa Pria Mabuk Miras Hingga Pendarahan Hebat
digtara.com -MLP (57), seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Sabu Liae, Kabupaten Sabu Raijua, NTT mengalami kekerasan seksual pada Selasa (12/5/2026) subuh di rumahnya.
Baca Juga:
Korban sendiri sudah memiliki anak namun tidak menikah.
Pada Selasa subuh sekitar pukul 02.00 Wita, terlapor datang ke rumah korban. Kebetulan terlapor dan korban masih ada hubungan kekerabatan dekat.
Saat itu korban sudah tidur pulas. Terlapor masuk melalui jendela dan naik melewati atas tembok antara atap dan dinding tembok untuk masuk ke kamar tidur korban karena rumah korban tidak menggunakan plafon.
Terlapor yang dalam keadaan mabuk minuman keras langsung memaksa membuka pakaian korban dan melakukan persetubuhan dengan korban.
Baca Juga:Korban tidak berdaya dan mengalami pendarahan pasca diperkosa.
Usai melakukan aksi bejatnya, terlapor langsung pergi meninggalkan rumah korban.
Pasca kejadian, pada pagi hari, Mikael (19), anak dari korban masuk ke kamar hendak bersiap untuk ke sekolah.
Ia hendak mengambil pakaian seragam sekolah di rumah korban.
Ia kaget mendapati ibunya dalam keadaan tidak berdaya. Wajah korban pucat dan lemas. Selain itu terdapat banyak darah di sekitar tubuh korban.
Mereka juga melaporkan ke ketua RT setempat, GLP dan menelepon pihak Dinas Sosial Kabupaten Sabu Raijua dan Puskemas Eilogo.
Korban kemudian dibawa ke Puskemas Eilogo untuk diperiksa dan mendapat perawatan medis karena korban memgalami pendarahan hebat.
Korban dalam keterangan awal mengaku kalau ia sudah beberapa kali diperkosa terlapor dengan cara kekerasan.
Baca Juga:
Pemilik Tidur, Sepeda Motor Milik Warga Sabu Raijua Terbakar
Salut, Dibantu Polisi Sopir Taksi di Kupang Kembalikan Laptop Penumpang Yang Sudah Dua Pekan Tertinggal
Anggota Polres Sabu Sempat DPO Kembali Bertugas Di Polres Sabu Raijua
Kapolda NTT Resmikan Barak Siaga dan Rumah Dinas di Sabu Raijua
Kapolda NTT Disambut Penyerahan Petisi dari Warga Saat Kunjungan ke Sabu Raijua