Usai Bertengkar Dengan Suami, IRT di Kabupaten TTU Ditemukan Gantung Diri Dengan Akar Pohon
digtara.com -Rosa (50), seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT ditemukan tewas dalam posisi gantung diri pada Senin (18/5/2026).
Baca Juga:
Piket Polsubsektor Napan menerima informasi dari Kepala Desa Napan, Wendilinus Kefi terkait ditemukannya sesosok mayat perempuan di wilayah hutan Oemasi.
Kapolsek Miomaffo Timur, Ipda Kornelis N. Lamapaha bersama unit Identifikasi Polres TTU ke lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Polisi mengamankan barang bukti tali hutan atau akar kayu (mausak/nono dalam bahasa Dawan) yang diduga digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam posisi tergantung pada sebuah pohon menggunakan tali hutan atau akar hutan (mausak/nonoba dalam bahasa dawan).
Baca Juga:Personil Unit Identifikasi Polres TTU juga menemukan posisi kaki kiri korban masih menapak pada batu, sedangkan kaki kanan berada di tanah.
Selain itu, terdapat luka lecet pada bagian depan leher yang diduga akibat ikatan tali yang digunakan korban untuk menggantung diri.
Dalam proses penyelidikan, Polsek Miomaffo Timur bersama Unit Identifikasi Polres TTU turut meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga terdekat korban.
Dari informasi yang diperoleh, diketahui sebelum korban ditemukan meninggal dunia sempat terjadi pertengkaran antara korban dan suaminya, Jose Beno (53) pada Minggu (17/5/2026).
Korban bertengkar dengan suaminya karena cemburu sehingga terjadi perkelahian antara Jose dengan korban.
Jose berpikir kalau korban akan kembali sehingga ia belum ingin mencari korban.
Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri
Sapi Milik Warga Kabupaten TTU Dibantai Pencuri Dan Diambil Dagingnya
Lagi, Warga Nagekeo-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri
Diduga Terlilit Hutang, Pria di Manggarai Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri
Korban Masih Sekarat, Keluarga Korban Pengeroyokan di Kabupaten TTU Gelar Ritual Adat