Warga di Malaka Diterkam Buaya, Hasil Pencarian Masih Nihil
Imanuel Lodja - Senin, 18 Mei 2026 15:25 WIB
net
Ilustrasi.
digtara.com -Seorang warga diduga menjadi korban terkaman buaya di Muara Sungai Hasan Abudenok, Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, NTT akhir pekan lalu.
Baca Juga:
Korban
diketahui bernama J.R.B. (19), seorang nelayan asal Dusun Umakitar, Desa
Lasaen, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka.
Peristiwa
tragis tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 Wita saat korban bersama
ayahnya mencari ikan kecil (ipung) di kawasan muara sungai.
Baca Juga:
Ayah
kandung korban mengaku, saat keduanya sedang mencari ikan, tiba-tiba
seekor buaya muncul dari dalam air dan langsung menerkam korban.
Ayah
korban berupaya melakukan penyelamatan menggunakan tombak, namun buaya
tersebut menyerang balik menggunakan ekornya sebelum akhirnya membawa
korban masuk ke dalam perairan muara.
Bhabinkamtibmas Desa Umatoos, Aipda Eduardus Taek segera mendatangi lokasi guna mengecek dan membantu proses penanganan awal.
Baca Juga:
Kasat
Samapta Polres Malaka, Iptu Agustinus S. Eban bersama anggota Sat
Samapta serta Kapolsek Malaka Barat, Ipda Dony R. Alfatah dan personel
piket Polsek Malaka Barat turun ke lokasi kejadian untuk membantu proses
pencarian korban.
Upaya
pencarian dilakukan secara terpadu bersama masyarakat, nelayan setempat
dan seorang pawang buaya dengan menggunakan dua unit perahu tradisional
menyusuri perairan Muara Sungai Hasan Abudenok.
Selain itu, personel kepolisian bersama warga juga melakukan penyisiran di sepanjang pesisir muara.
Baca Juga:
Kapolsek
Malaka Barat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Lasaen guna
memperkuat proses pencarian serta memastikan situasi keamanan tetap
kondusif.
Ditengah
proses pencarian, personel Polri juga aktif memberikan imbauan kepada
masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan tindakan berbahaya
yang dapat mengancam keselamatan diri.
Karena kondisi cuaca hujan, minim penerangan, serta air muara yang keruh, pencarian sementara dihentikan pada pukul 22.30 Wita.
Meski
demikian, pihak keluarga bersama masyarakat, nelayan, Bhabinkamtibmas
Desa Umatoos dan personel Sat Samapta Polres Malaka masih terus
melakukan pemantauan di sekitar lokasi menggunakan sorotan lampu senter
guna mengantisipasi munculnya buaya di permukaan air.
Baca Juga:
Kapolres
Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar menegaskan bahwa pihaknya akan terus
hadir membantu masyarakat dalam penanganan situasi darurat kemanusiaan
serta mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di
sekitar wilayah muara dan sungai yang rawan munculnya buaya.
Hingga Minggu (17/5/2026), korban belum juga ditemukan dan masih dilakukan berbagai upaya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dapur Lapangan Brimob NTT Siapkan Makanan Untuk Korban Gempa di Nagekeo
Penyidik Reskrim Polres Lembata Limpahkan Kasus Penganiayaan Pada Anak ke Kejaksaan
Hari Ketujuh Gempa NTT, Tim SAR Gabungan Evakuasi Udara Dua Korban Kritis di Manggarai Timur
Wapres Kunjungi Flores-NTT Bertemu Korban dan Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka
6.399 Unit Fasilitas dan Rumah Warga di Manggarai Barat Rusak Pasca Gempa, Korban Jiwa dan Pengungsi Mencapai 1.580 Orang
Tim SAR Gabungan Akselerasi Evakuasi Medis dan Penyisiran Pasca Gempa Susulan di NTT
Komentar
Berita Terbaru
Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian
Kemnaker Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja di Medan Sesuai Kebutuhan Industri
Dapur Lapangan Brimob NTT Siapkan Makanan Untuk Korban Gempa di Nagekeo
Penyidik Reskrim Polres Lembata Limpahkan Kasus Penganiayaan Pada Anak ke Kejaksaan
Hingga Jumat Siang, Korban Meninggal Pasca Gempa Flores Naik Jadi 83 orang
Tersangka Kasus TPPO di Sumba Timur Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dari Sikka Wapres Terbang ke Manggarai Barat dan Manggarai Temui Korban Gempa Flores