Jumat, 15 Mei 2026

Pembangunan Jembatan Gantung Hotel di Sumba Barat 'Makan Korban', Satu Meninggal dan Tiga Luka-luka

Imanuel Lodja - Jumat, 15 Mei 2026 10:50 WIB
Pembangunan Jembatan Gantung Hotel di Sumba Barat 'Makan Korban', Satu Meninggal dan Tiga Luka-luka
net
Ilustrasi.

digtara.com - Proyek pembangunan jembatan gantung milik Hotel Ngalung Kalla di Desa Patiala Dete, Kecamatan Lamboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga:
Pada Selasa (12/5/2026) terjadi kecelakaan kerja di lokasi pekerjaan tersebut.

Insiden tersebut menyebabkan satu pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka serta patah tulang setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 10 hingga 15 meter.

Kapolsek Lamboya, Ipda Horacio Correia Gama Do Rego, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wita saat para pekerja sedang mengerjakan konstruksi jembatan gantung.

Menurutnya, kecelakaan bermula ketika tali sling bagian bawah jembatan tiba-tiba putus.

"Jembatan tersebut jatuh dari ketinggian sekitar 10 sampai 15 meter dan mengakibatkan para korban turut terjatuh," ujarnya pada Kamis (14/5/2026) malam.

Baca Juga:
Sejumlah pekerja yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya menolong korban sebelum melaporkan kejadian itu kepada manajemen hotel.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Waikabubak untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi mencatat jumlah korban dalam insiden itu sebanyak empat orang.

Para korban mengalami luka dan patah tulang akibat benturan keras saat jatuh.

"Satu korban dilaporkan meninggal dunia pasca terluka," tambah Kapolsek.

Kapolsek Lamboya menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti putusnya tali sling jembatan tersebut. Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga telah meninjau lokasi kejadian sekaligus meminta pembangunan jembatan dihentikan sementara sampai proses hukum selesai.

Ia menilai desain jembatan perlu dievaluasi karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi lapangan dan berpotensi membahayakan keselamatan pekerja maupun pengguna.

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat meminta pembangunan kembali jembatan nantinya harus memenuhi standar keamanan dan kualitas konstruksi agar kejadian serupa tidak terulang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru