Jumat, 15 Mei 2026

Pemuda di Sabu Raijua Coba Bunuh Diri Dengan Pisau Hingga Usus Terburai dan Luka Pada Leher dan Perut

Imanuel Lodja - Jumat, 15 Mei 2026 09:30 WIB
Pemuda di Sabu Raijua Coba Bunuh Diri Dengan Pisau Hingga Usus Terburai dan Luka Pada Leher dan Perut
net
Ilustrasi.

digtara.com -Yanto (32), warga RT 010/RW 005, Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat mencoba mengakhiri hidupnya pada Kamis (14/5/2026).

Baca Juga:

Ia mencoba bunuh diri dengan menikam beberapa bagian tubuhnya menggunakan pisau.

Korban pun mengalami luka yang sangat serius yakni luka pada leher dan perut bagian bawah serta usus yang sudah terburai keluar.

Yanto yang tinggal sendirian di rumah karena belum berkeluarga diketahui selama ini menderita penyakit epilepsi/ayan sejak bulan November 2025 silam.

Korban sempat berobat ke Kupang dan baru dua pekan kembali ke Sabu Raijua.

Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis melalui Kasat Reskrim, Iptu Deflorintus M. Wee membenarkan kejadian ini.

Baca Juga:
"Tempat kejadian perkara (TKP) dugaan tindak pidana percobaan bunuh diri di RT 010/RW 005, Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua," ujarnya pada Kamis (14/5/2026) malam.

Imanuel Nara (38), salah satu tetangga korban masih sempat melihat korban pada Kamis pagi sedang menyapu dwn menyiram halaman.

Kebetulan saat itu, Imanuel sedang memberi pakan bagi ternak peliharaannya.

Ketika sedang tidur siang, Imanuel mendengar suara korban berteriak sehingga ia ke rumah korban yang jaraknya hanya 50 meter dari rumahnya.

Ia melihat ke arah rumah korban dan mendapati adanya darah di teras rumah korban.

Saat bersamaan korban keluar rumah dan terbaring di teras sambil berteriak kesakitan.

Karena panik, Imanuel pulang ke rumah hendak menelepon ketua RT setempat untuk bersama - sama menolong korban.

Sambil menunggu bantuan, Imanuel mendahului datang ke tempat kejadian perkara, namun saat itu korban sudah masuk kembali ke dalam rumah sambil terus berteriak kesakitan.

Imanuek kuatir dan tidak berani masuk sendirian ke dalam rumah korban untuk menolongnya.

Ia hanya dapat memantau korban dari luar pagar rumah korban saja.

Baca Juga:
Beberapa saat kemudian datanglah Rini Putri Ayu Gay Gata (28) bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Seba ke lokasi kejadian untuk bersama - sama menolong korban.

Karena korban tetap berada di dalam rumahnya sambil berteriak maka Imanuel dan warga lain kuatir dengan keselamatan masing-masing dan belum belum masuk ke dalam rumah korban untuk menolong korban.

Hingga selang beberapa saat datang anggota Bhabinkamtibmas Desa setempat yang berusaha masuk ke dalam rumah korban.

Begitu berhasil masuk ke dalam rumah korban, mereka mendapati korban sedang berbaring di tempat tidur sambil berteriak-teriak.

Polisi melihat sebilah pisau berlumuran darah tergeletak di lantai rumah. Lalu polisi mengamankan pisau tersebut.

Polisi meminta bantuan warga lainnya dan petugas kesehatan dari Puskesmas Seba yang sudah berada di lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Seba untuk mendapat pertolongan medis.

Dalam perjalanan ke Puskesmas Seba, korban terus berteriak dan membantingkan badan.

Baca Juga:
Karena darah terus keluar dari perut, maka korban kemudian dirujuk dan dilarikan ke RSUD Menia untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Berdasarkan keterangan keluarga bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi," ujar Kasat.

Korban pun mendapatkan perawatan intensif di RSUD Menia sehingga belum bisa diperiksa polisi.

"Motif nya belum kita ketahui karena korban masih menjalani perawatan intensif," ujar Kasat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IRT di Sabu Raijua Diperkosa Pria Mabuk Miras Hingga Pendarahan Hebat

IRT di Sabu Raijua Diperkosa Pria Mabuk Miras Hingga Pendarahan Hebat

Pencuri dan Anjing Hasil Curian Ditangkap Tim Resmob Polres Kupang

Pencuri dan Anjing Hasil Curian Ditangkap Tim Resmob Polres Kupang

Berniat Perbaiki Kabel Putus, Warga Manggarai Malah Tewas Tersengat Arus Listrik

Berniat Perbaiki Kabel Putus, Warga Manggarai Malah Tewas Tersengat Arus Listrik

Kakek Pemerkosa Lima Anak di Kabupaten TTU Dituntut 19 Tahun Penjara Tanpa Tuntutan Restitusi

Kakek Pemerkosa Lima Anak di Kabupaten TTU Dituntut 19 Tahun Penjara Tanpa Tuntutan Restitusi

Masalah Hutang Anggota Polres Sabu Raijua Dengan Warga Diselesaikan Secara Damai

Masalah Hutang Anggota Polres Sabu Raijua Dengan Warga Diselesaikan Secara Damai

IRT di Kupang Dianiaya Suami Dengan Parang Hingga Luka Serius

IRT di Kupang Dianiaya Suami Dengan Parang Hingga Luka Serius

Komentar
Berita Terbaru