Senin, 11 Mei 2026

Tujuh Hari Operasi di Laut Tanpa Hasil, Pencarian Korban Kecelakaan Laut Dihentikan

Imanuel Lodja - Senin, 11 Mei 2026 13:00 WIB
Tujuh Hari Operasi di Laut Tanpa Hasil, Pencarian Korban Kecelakaan Laut Dihentikan
ist
Tim gabungan Operasi pencarian warga yang hilang di pantai Barate

digtara.com -Operasi pencarian korban kecelakaan laut di perairan Barate, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT resmi dihentikan pada Sabtu, 9 Mei 2026

Baca Juga:

Penghentian pencarian dilakukan setelah Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian selama tujuh hari berturut-turut.

Sebelum resmi dihentikan, tim SAR gabungan masih sempat melakukan pencarian seorang korban bernama Adrianus Adonis.

Pencarian melibatkan Tim SAR gabungan dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda NTT, Basarnas Kupang, Polsek Fatuleu serta perwakilan keluarga korban.

Pencarian dilakukan berdasarkan petunjuk dan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga korban yang dimulai pukul 09.05 Wita.

Namun hingga Sabtu pukul 10.40 WITA, korban belum berhasil ditemukan.

Baca Juga:
Pencarian lalu dilanjutkan ke lokasi ditemukannya topi, tas dan kaca mata yang diduga milik korban.

Pada pukul 11.04 WITA tim melakukan penyelaman di sekitar Batu Burung Fatukolo dengan kedalaman kurang lebih empat meter.

Setelah melakukan penyelaman selama sekitar 30 menit, tim kembali ke pesisir dan melaporkan bahwa korban belum ditemukan.

Penyisiran kembali dilakukan hingga pukul 12.30 WITA di sejumlah titik perairan dan lokasi penemuan barang-barang milik korban.

Namun seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil maupun tanda keberadaan korban.

Usai operasi pencarian, Camat Fatuleu Barat Ayub Manafe bersama Wakapolsek Fatuleu, Ipda Budi Santoso dan ketua tim Basarnas, Pius Kapitan bertemu dengan istri korban, Yeni Yanti Rosalin Kapitan beserta keluarga.

Tim pun menyampaikan hasil pencarian sekaligus penghentian operasi pencarian korban kecelakaan laut Barate.

Dalam pertemuan tersebut, Tim SAR gabungan menjelaskan bahwa proses pencarian telah dilakukan secara maksimal selama tujuh hari sesuai prosedur operasi SAR.

Tim juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga dan masyarakat yang selama ini membantu memberikan informasi terkait kondisi alam dan wilayah perairan Barate.

Camat Fatuleu Barat Ayub Manafe turut menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh personel SAR gabungan yang dinilai sigap membantu keluarga korban sejak awal kejadian hingga berakhirnya operasi pencarian.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Baru Tamat Sekolah, Pemuda di Kupang Diamankan Polisi Karena Diduga Hamili Siswi SMK

Baru Tamat Sekolah, Pemuda di Kupang Diamankan Polisi Karena Diduga Hamili Siswi SMK

Belasan Tahun Pakai Narkoba, Pria Pembawa Narkotika Ke Labuan Bajo Terancam Hukuman Empat Tahun Penjara

Belasan Tahun Pakai Narkoba, Pria Pembawa Narkotika Ke Labuan Bajo Terancam Hukuman Empat Tahun Penjara

Sejumlah Perwira di Polda NTT dan Polres Jajaran Dimutasi

Sejumlah Perwira di Polda NTT dan Polres Jajaran Dimutasi

Ditegur Saat Hendak Petik Kelapa, Pria Ini Malah Ancam Warga dengan Sajam

Ditegur Saat Hendak Petik Kelapa, Pria Ini Malah Ancam Warga dengan Sajam

Dosen di Kupang Dimaki dan Dicekik Gara-gara Tegur Pemuda Mabuk Miras

Dosen di Kupang Dimaki dan Dicekik Gara-gara Tegur Pemuda Mabuk Miras

Remaja Perempuan Tersangka Kasus Pencurian di Lembata Kabur ke Flores Timur Saat Hendak Dilimpahkan ke JPU

Remaja Perempuan Tersangka Kasus Pencurian di Lembata Kabur ke Flores Timur Saat Hendak Dilimpahkan ke JPU

Komentar
Berita Terbaru