Senin, 17 Agustus 2026

Kurun Waktu Satu Tahun, 20 Ekor Komodo Asal Flores Dijual Ke Luar NTT Dengan Harga Fantastis

Imanuel Lodja - Selasa, 05 Mei 2026 12:00 WIB
Kurun Waktu Satu Tahun, 20 Ekor Komodo Asal Flores Dijual Ke Luar NTT Dengan Harga Fantastis
net
Ilustrasi Komodo.
Rinciannya, pada bulan Januari 2025, SD menjual satu ekor komodo dengan harga Rp 18 juta.

Baca Juga:

Pada Maret 2025, satu ekor komodo dijual dengan harga Rp 27 juta. Berlanjut pada Mei 2025 satu ekor komodo seharga Rp 27,5 juta.

Kemudian pada bulan Juni 2025, SD menjual lagi dua ekor komodo dengan harga Rp 55.400.000.

Selanjutnya dua bulan kemudian atau pada Agustus 2025, dijual tiga ekor komodo seharga Rp 82.850.000.

Baca Juga:
Kemudian pada September 2025 dijual lagi tiga ekor komodo dengan harga Rp 76.950.000.

Oktober 2025, dijual satu ekor komodo seharga Rp 27.700.000. November 2025 dijual satu ekor komodo harga Rp 31.200.000.

Sementara pada Desember 2025, dua ekor komodo dijual SD ke BM seharga Rp 62.200.000.

Pada 12 Januari 2026, SD menjual lagi dua ekor komodo kepada BM seharga Rp 62.200.000.

2 Februari 2026, tiga ekor komodo dijual dengan harga Rp 94.700.000. Saat itu para tersangka pun ditangkap polisi dari Polda Jawa Timur.

Di pasar gelap internasional, harga jual satu ekor komodo (anakan) 35.000 USD atau Rp 500 juta.

Baca Juga:
Jika dikalkulasikan jumlah komodo yang terjual oleh tersangka 20 ekor dalam kurun waktu Januari 2025 hingga Februari 2026 maka nilai harga komodo yang telah terjual oleh tersangka sebesar 700.000 USD atau Rp 10 miliar.

SD sendiri merupakan seorang pengepul asal Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai yang memerintahkan RSL alias Ruslan dan Junaidin Yusuf untuk memburu komodo.

SD membeli komodo dari pemburu dengan harga Rp 5,5 juta per ekor. Ia kemudian menjual komodo kepada BM seharga Rp 31,5 juta per ekor.

Selanjutnya, BM menjual komodo tersebut kepada tersangka lain di Jawa Tengah dengan harga Rp 41,5 juta per ekor.

Pembeli kedua di Jawa Tengah ini dikonstruksikan sebagai pihak yang mendanai penjualan. Satwa tersebut direncanakan dikirim ke Thailand melalui jalur darat dan kargo pesawat.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Personel Mabes Polri dan 10 Anjing Pelacak Tiba di Ngada Jalankan Misi Kemanusiaan

Personel Mabes Polri dan 10 Anjing Pelacak Tiba di Ngada Jalankan Misi Kemanusiaan

Personel Mabes Polri dan 10 Anjing Pelacak Tiba di Ngada Jalankan Misi Kemanusiaan

Personel Mabes Polri dan 10 Anjing Pelacak Tiba di Ngada Jalankan Misi Kemanusiaan

Momen Hari Kemerdekaan, Polri Serentak Kirim 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores

Momen Hari Kemerdekaan, Polri Serentak Kirim 44 Truk Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Flores

Kabupaten Manggarai Jadi Prioritas Pemulihan Gempa

Kabupaten Manggarai Jadi Prioritas Pemulihan Gempa

Jadi Wilayah Dengan Dampak Minim, Polres Ngada Beri Bansos dan Layanan Kesehatan

Jadi Wilayah Dengan Dampak Minim, Polres Ngada Beri Bansos dan Layanan Kesehatan

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Komentar
Berita Terbaru