Senin, 13 April 2026

Dapur MBG di NTT hanya dibolehkan Pakai LPG 50 Kilogram

Imanuel Lodja - Senin, 13 April 2026 14:00 WIB
Dapur MBG di NTT hanya dibolehkan Pakai LPG 50 Kilogram
ist
Dapur MBG di NTT hanya dibolehkan Pakai LPG 50 Kilogram

digtara.com -Pemerintah Provinsi NTT kini membatasi penggunaan LPG tertentu dan mengarahkan dapur MBG hingga pelaku usaha memakai tabung ukuran 50 kilogram.

Baca Juga:

Hal ini merupakan dampak dari kelangkaan LPG di NTT.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dan wakil gubernur NTT, Johni Asadoma menempuh kebijakan ini setelah ditemukan kekosongan stok LPG di sejumlah titik di Kota Kupang, seperti O Mart dan MTM Mart, saat melakukan pemantauan akhir pekan lalu.

Gubernur Melki Laka Lena menyebut kelangkaan LPG ini tidak lepas dari gangguan distribusi dari luar daerah, yang turut dipengaruhi kondisi global.

Baca Juga:
NTT sendiri masih sangat bergantung pada pasokan energi dari luar wilayah, termasuk pengiriman LPG dari Surabaya.

Ketika distribusi tersendat, stok di tingkat lokal langsung terdampak.

"Memang ada keterlambatan distribusi, sehingga terjadi kekosongan di beberapa titik," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah mengeluarkan imbauan tegas kepada sektor komersial, termasuk dapur MBG, restoran, dan hotel, untuk tidak lagi menggunakan LPG ukuran 12 kilogram dan 5 kilogram.

Mereka diarahkan menggunakan LPG 50 kilogram agar pasokan tabung kecil tetap tersedia bagi rumah tangga.

Kebijakan ini dinilai penting mengingat program MBG membutuhkan pasokan energi stabil untuk operasional dapur yang melayani masyarakat luas.

Baca Juga:
Untuk mengatasi kelangkaan, Pemprov NTT bersama Pertamina menyiapkan sejumlah langkah cepat.

Salah satunya dengan menambah agen LPG di Kota Kupang dari satu menjadi dua, yakni PT Timor Gas di Alak dan PT Ferimas di Bolok.

Selain itu, distribusi LPG dari Surabaya juga sedang dipercepat guna menutup kekosongan stok di lapangan.

Pemerintah memastikan kelangkaan ini bersifat sementara. Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru bisa memperparah kondisi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pergi Dari Rumah Tanpa Pamit, Lansia di Belu Ditemukan Meninggal Dalam Hutan

Pergi Dari Rumah Tanpa Pamit, Lansia di Belu Ditemukan Meninggal Dalam Hutan

Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan

Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi

Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi

Operasional SPBU di Rote Ndao Terbatas dan Sempat Lumpuh

Operasional SPBU di Rote Ndao Terbatas dan Sempat Lumpuh

Waktu Pengisian BBM Di SPBU Rote Ndao Dibatasi, Antrian Kendaraan Mengular

Waktu Pengisian BBM Di SPBU Rote Ndao Dibatasi, Antrian Kendaraan Mengular

Mesin Kapal KMP Putra Lelaona Rusak Saat Berlayar, KP Timor 3016 Bantu Evakuasi Puluhan Peziarah

Mesin Kapal KMP Putra Lelaona Rusak Saat Berlayar, KP Timor 3016 Bantu Evakuasi Puluhan Peziarah

Komentar
Berita Terbaru