Jumat, 10 April 2026

Dampak Gempa di Flores Timur, Enam Warga Terluka Dan Ratusan Rumah Warga Rusak

Imanuel Lodja - Jumat, 10 April 2026 11:20 WIB
Dampak Gempa di Flores Timur, Enam Warga Terluka Dan Ratusan Rumah Warga Rusak
ist
Polwan Polres Flores Timur memberikan pendampingan bagi anak-anak korban gempa

digtara.com -Gempa bumi tektonik yang mengguncang Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (9/4/2026) dini hari membawa sejumlah dampak.

Baca Juga:

Guncangan berkekuatan magnitudo 4,7 tersebut menyebabkan ratusan rumah warga rusak di Kecamatan Adonara Timur serta menimbulkan korban luka.

Berdasarkan data di lapangan, episenter gempa berada di laut sekitar 21 kilometer tenggara Kota Larantuka pada koordinat 8,36 Lintang Selatan dan 123,15 Bujur Timur dengan kedalaman 5 kilometer.

Gempa pertama terjadi pukul 00.17 Wita dan diikuti sejumlah gempa susulan hingga siang hari.

Baca Juga:
Wilayah yang paling terdampak berada di Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur.

Di Desa Terong tercatat sebanyak 137 rumah warga terdampak, terdiri dari 33 rumah rusak berat dan 104 rumah rusak ringan.

Sementara di Desa Lamahala Jaya sedikitnya 49 rumah mengalami kerusakan.

Selain rumah warga, gempa juga merusak fasilitas umum berupa SPBU 02 Waiwerang dan bagian depan Masjid Jami Al-Ma'ruf di Desa Lamahala Jaya.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan terjadinya gempa.

Personel Polres Flores Timur bersama TNI, pemerintah daerah dan BPBD langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pendataan, membantu evakuasi warga serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman.

Baca Juga:
Terdapat enam warga yang mengalami luka akibat gempa. Dua diantaranya mengalami luka berat, yakni Abdul Azam Zaya Putra (16) dan Citra Ibrahim (1), warga Desa Terong.

Sementara di Desa Lamahala Jaya, seorang warga bernama Jahria Deran Bali (52) juga mengalami luka berat.

Kapolres juga mengerahkan tim trauma healing Polwan Polres Flores Timur untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak.

"Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan mengalami trauma pasca gempa. Karena itu kami menurunkan tim Polwan untuk memberikan trauma healing di lokasi pengungsian agar mereka merasa lebih tenang dan aman," kata Kapolres.

Pada Kamis sore, Kapolres Flores Timur bersama Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen meninjau langsung Desa Terong dan Desa Lamahala Jaya.

Keduanya menyerahkan bantuan secara simbolis berupa kasur lipat dan perlengkapan kebutuhan hidup sementara kepada warga terdampak.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lima Tersangka Kasus Narkoba Dilimpahkan Ditresnarkoba Polda NTT ke Kejaksaan Negeri Ngada

Lima Tersangka Kasus Narkoba Dilimpahkan Ditresnarkoba Polda NTT ke Kejaksaan Negeri Ngada

Flores Timur Diguncang Gempa Bumi, Puluhan Rumah di Dua Desa Rusak

Flores Timur Diguncang Gempa Bumi, Puluhan Rumah di Dua Desa Rusak

Satu Tahun Buron, Pelaku Persetubuhan Anak Diamankan Polda NTT

Satu Tahun Buron, Pelaku Persetubuhan Anak Diamankan Polda NTT

119 Casis Polri Dari Polres TTU Siap Bersaing Dengan Peserta Lain

119 Casis Polri Dari Polres TTU Siap Bersaing Dengan Peserta Lain

Polda NTT Selesaikan Kasus Investasi Bodong Melalui Restorative Justice

Polda NTT Selesaikan Kasus Investasi Bodong Melalui Restorative Justice

Aksi Bom Ikan di Perairan Maumere Digagalkan Anggota Ditpolairud Polda NTT dan Dua Nelayan Diamankan

Aksi Bom Ikan di Perairan Maumere Digagalkan Anggota Ditpolairud Polda NTT dan Dua Nelayan Diamankan

Komentar
Berita Terbaru