Sabtu, 11 Juli 2026

Minum Air Dari Kulkas, Adik Meninggal Dunia dan Kakak Dirawat Intensif

Imanuel Lodja - Kamis, 09 April 2026 18:26 WIB
Minum Air Dari Kulkas, Adik Meninggal Dunia dan Kakak Dirawat Intensif
net
Ilustrasi.
Iren kemudian mencuci wadah air yang merupakan wadah ricecooker dan mengisi ulang air lalu dimasukkan kembali ke dalam kulkas.

Baca Juga:

Ayah kandung korban sempat memanggil Zakros Mokos untuk mengobati anaknya secara tradisional dengan cara disembur dengan genoak, kulit pohon srikaya, isi kelapa kering dan jahe (sejenis bumbu dapur).

Karena tidak kunjung membaik, maka pada Rabu malam, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Leona Noelbaki.

Sekitar satu jam pasca mendapat penanganan medis, korban Indri dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:
Sementara korban Arnol masih mendapat perawatan lanjutan di RSUD SK Lerik Kota Kupang.

Polisi dari Polsek Kupang Tengah dan Polres Kupang sempat ke lokasi kejadian.

Polisi mengamankan sisa mutahan kedua korban beserta sisa makanan korban serta sejumlah barang bukti lainnya.

Sampel sisa makanan dan muntahan korban dikiri ke BPOM untuk uji laboratorium.

Orang tua korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan otopsi.

Namun pihak kepolisian masih terus mendalami peristiwa tersebut.

Baca Juga:
Kapolres Kupang, AKBP Rudi JJ Ledo melalui Kasat Reskrim, AKP Helmi Wildan membenarkan kejadian ini.

Dikonfirmasi pada Kamis (9/4/2026) malam, Kasat menyebutkan kalau kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.

"Iya, benar," ujarnya sambil menambahkan kalau polisi sudah meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait kejadian ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bayi Perempuan Dalam Kardus Ditemukan Dalam Hutan

Bayi Perempuan Dalam Kardus Ditemukan Dalam Hutan

14 WNA Uzbekistan Over Stay, Kantor Imigrasi Dalami Dugaan TPPM

14 WNA Uzbekistan Over Stay, Kantor Imigrasi Dalami Dugaan TPPM

Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD NTT, Dokter dan Nakes di Kupang Minta Pecat Tiga Anggota DPRD TTU

Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD NTT, Dokter dan Nakes di Kupang Minta Pecat Tiga Anggota DPRD TTU

Tidak Bisa Bayar Ganti Rugi, Tersangka Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Siap Jalani Proses Hukum

Tidak Bisa Bayar Ganti Rugi, Tersangka Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Siap Jalani Proses Hukum

Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang

Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang

Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi

Kabur Tiga Tahun Karena Kasus Penipuan dan Penggelapan, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang Diamankan Polisi

Komentar
Berita Terbaru