Kamis, 14 Mei 2026

Minum Air Dari Kulkas, Adik Meninggal Dunia dan Kakak Dirawat Intensif

Imanuel Lodja - Kamis, 09 April 2026 18:26 WIB
Minum Air Dari Kulkas, Adik Meninggal Dunia dan Kakak Dirawat Intensif
net
Ilustrasi.
Iren kemudian mencuci wadah air yang merupakan wadah ricecooker dan mengisi ulang air lalu dimasukkan kembali ke dalam kulkas.

Baca Juga:

Ayah kandung korban sempat memanggil Zakros Mokos untuk mengobati anaknya secara tradisional dengan cara disembur dengan genoak, kulit pohon srikaya, isi kelapa kering dan jahe (sejenis bumbu dapur).

Karena tidak kunjung membaik, maka pada Rabu malam, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Leona Noelbaki.

Sekitar satu jam pasca mendapat penanganan medis, korban Indri dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga:
Sementara korban Arnol masih mendapat perawatan lanjutan di RSUD SK Lerik Kota Kupang.

Polisi dari Polsek Kupang Tengah dan Polres Kupang sempat ke lokasi kejadian.

Polisi mengamankan sisa mutahan kedua korban beserta sisa makanan korban serta sejumlah barang bukti lainnya.

Sampel sisa makanan dan muntahan korban dikiri ke BPOM untuk uji laboratorium.

Orang tua korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan otopsi.

Namun pihak kepolisian masih terus mendalami peristiwa tersebut.

Baca Juga:
Kapolres Kupang, AKBP Rudi JJ Ledo melalui Kasat Reskrim, AKP Helmi Wildan membenarkan kejadian ini.

Dikonfirmasi pada Kamis (9/4/2026) malam, Kasat menyebutkan kalau kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.

"Iya, benar," ujarnya sambil menambahkan kalau polisi sudah meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait kejadian ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Temui Uskup Agung Kupang, Kapolres Kupang Minta Dukungan Gereja Jaga Kamtibmas

Temui Uskup Agung Kupang, Kapolres Kupang Minta Dukungan Gereja Jaga Kamtibmas

Dalam Sepekan, Tiga Warga Ditemukan Meninggal di Kota Kupang

Dalam Sepekan, Tiga Warga Ditemukan Meninggal di Kota Kupang

IRT di Kupang Dianiaya Suami Dengan Parang Hingga Luka Serius

IRT di Kupang Dianiaya Suami Dengan Parang Hingga Luka Serius

Respon Terhadap Komitmen Pemerataan Percepatan Digital Pendidikan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur

Respon Terhadap Komitmen Pemerataan Percepatan Digital Pendidikan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur

Baru Tamat Sekolah, Pemuda di Kupang Diamankan Polisi Karena Diduga Hamili Siswi SMK

Baru Tamat Sekolah, Pemuda di Kupang Diamankan Polisi Karena Diduga Hamili Siswi SMK

Ditegur Saat Hendak Petik Kelapa, Pria Ini Malah Ancam Warga dengan Sajam

Ditegur Saat Hendak Petik Kelapa, Pria Ini Malah Ancam Warga dengan Sajam

Komentar
Berita Terbaru